Bandung bjb Tandamata gagal menutup putaran pertama Proliga 2025 dengan hasil maksimal setelah kalah telak 0-3 dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada laga penutup seri tiga di GOR Sabilulungan, Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (25/1/2025) malam. Bertindak sebagai tuan rumah, bjb Tandamata harus mengakui keunggulan Phonska Plus dengan skor 14-25, 29-31, dan 23-25. Perlawanan sengit sempat ditunjukkan pada set kedua, namun bjb Tandamata gagal memanfaatkan momentum di poin-poin krusial. Sebelum seri Bandung digelar, bjb Tandamata menargetkan sapu bersih dua laga kandang. Target tersebut sempat terbuka setelah kemenangan 3-2 atas Jakarta Pertamina Enduro, namun pupus pada laga terakhir. Secara keseluruhan, tim asuhan Risco Herlambang telah menjalani enam pertandingan di putaran pertama dengan catatan tiga kemenangan dan tiga kekalahan. Perolehan sembilan poin menempatkan bjb Tandamata di posisi kedua klasemen sementara. Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di putaran pertama. Klub asal Kota Pudak tersebut mencatat lima kemenangan dari lima laga, meraih 15 poin sempurna, sekaligus memastikan diri sebagai juara putaran pertama yang tidak terkejar. Pelatih Gresik Phonska Plus, Alessandro Lodi, menilai pertahanan timnya masih memiliki kekurangan meski mampu mengendalikan permainan. Lodi menyebut kesiapan tim menjadi faktor penting untuk meredam serangan lawan. Pelatih bjb Tandamata, Risco Herlambang, mengakui dua pemain asing Phonska Plus menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Risco menilai peluang sebenarnya terbuka, namun kesalahan sendiri membuat timnya gagal memaksimalkan kesempatan.
02:42
02:38
02:01
02:32
04:23
01:55
01:56
05:00
43:05
04:06