VIDEO: Fenomena 10 Petak Sawah di Mojokerto Keluarkan Sumber Air Asin

Oleh Liputan6.com pada 11 January 2020, 20:30 WIB

Sebuah area persawahan di Mojokerto, Jawa Timur, mengeluarkan sumber mata air asin, meski jaraknya ratusan kilometer dari laut. Akibat fenomena alam tersebut, area persawahan tak bisa ditanami oleh petani, karena tanah dan sumber mata air yang mengandung garam.

Fenomena alam yang tak lazim terjadi pada sebuah area persawahan, di Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Terdapat 10 petak sawah yang mengeluarkan sumber mata air asin. Petak-petak sawah tersebut membentuk sebuah kubangan besar berisi air asin yang keluar dari dalam tanah.

Sebagian air asin yang tak bisa mengalir, membentuk endapan lumpur. Karena mengeluarkan sumber mata air asin, sawah tak bisa digunakan petani untuk bercocok tanam. Tanaman padi, jagung maupun palawija, mati akibat tanah dan air yang mengandung garam.

Meski jaraknya ratusan kilometer dari laut, namun munculnya sumber mata air asin ini sudah terjadi sejak lama. Tidak mau rugi dengan biaya tanam yang dikeluarkan, pemilik hanya membiarkan sawah-sawahnya, semula banyak petani yang memanfaatkan air asin tersebut untuk dijual sebagai obat krupuk puli. Akan tetapi, karena harganya tak sebanding dengan biaya proses pembuatan, akhirnya petani tak lagi memproduksi obat puli.

Sebelumnya, area persawahan yang mengeluarkan sumber mata air asin ini pernah dibor oleh Pertamina pada 1998, namun karena kandungan gas buminya sedikit, akhirnya Pertamina menghentikan pengeboran. Demikian video pemberitaannya pada Fokus, 8 Januari 2020.

SHARE

Spotlights