Pemerintah melalui Kemenko Marinves mengatakan bakal kembali memasukkan indikator kematian akibat Covid-19 setelah diperbaiki. Diklaim terdapat beberapa keterlambatan input data sehingga jadi menumpuk.
49:58
06:15
07:48
07:25
05:27
06:28
17:11
09:47
17:14
06:17