logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Menko PMK dan Mensos Beri Dukungan Moril Keluarga Awak KRI Nanggala 402

News27 April 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 21:18 WIB
Diterbitkan 27 Apr 2021, 06:46 WIB
Copy Link
Batalkan

Didampingi oleh Wali Kota Madiun, Jawa Timur, kunjungan Menko PMK, Muhadjir Effendy memberikan dukungan dan membantu pengobatan anak Serda Lisdiyut Subandrio. Selain itu, Tri Rismaharini memberi dukungan moril secara langsung ke rumah Lettu Imam Adi. Berikut seperti dilansir pada Liputan6, (26/4/2021). Didampingi Wali Kota Madiun, Maidi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengunjungi rumah Serda Lisdiyut Subandrio di Jalan Salak, Kelurahan Taman, Madiun. Serda Lisdiyut merupakan satu awak KRI Nanggala 402 yang gugur di perairan utara Bali. Dalam kunjungan ini, Menko PMK diterima istri dan anak-anak Serda Lisdiyut Subandrio. Selain memberi dukungan moril, Menko PMK berjanji akan memfasilitasi pendidikan anak dari awak KRI Nanggala 402, dan membantu pengobatan anak Serda Lisdiyut Subandrio. "Berkunjung ke beberapa keluarga dari anak buah kapal selam Nanggala 402, yang sudah secara resmi oleh Panglima TNI dinyatakan tenggelam, dan tentu saja kehadiran saya sesuai dengan mendapatkan tugas dari Bapak Presiden untuk memberikan bantuan penguatan, agar keluarga-keluarga yang sedang prihatin ini mendapatkan penguatan ketabahan," kata Muhadjir Effendy, Menko PMK. Di tempat terpisah, Menteri Sosial Tri Rismaharini juga mendatangi kediaman Lettu Laut Imam Adi di Perumahan Kebraon Manis Selatan 1 Surabaya. Risma memberi dukungan moril kepada keluarga Lettu Laut Imam Adi, dan berpesan agar keluarga bersabar atas cobaan yang ada. "Saya berharap kita sabar, ini adalah cobaan Tuhan, karena itu kita harus bersabar, karena pemenangnya adalah orang yang sabar," terang Tri Rismaharini, Menteri Sosial. Risma juga sempat melihat video yang viral, ketika Lettu Laut Imam Adi dilarang berangkat kerja oleh sang anak. Dalam video viral itu, Lettu Laut Imam Adi sempat dikunci di kamar oleh sang anak, agar tidak berangkat berdinas.

  • Surabaya
  • liputan6
  • Menteri Sosial
  • SCTV
  • Madiun
  • Liputan6 SCTV
  • Menko PMK
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • SCTV Biro Surabaya
  • KRI Nanggala 402
  • Dukungan Moril
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News9 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News9 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News9 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News11 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News11 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News13 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News13 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News13 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News14 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News15 jam yang lalu