logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Sidoarjo

News24 Maret 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 09:03 WIB
Diterbitkan 24 Mar 2021, 15:52 WIB
Copy Link
Batalkan

Presiden RI Joko Widodo meninjau vaksinasi massal di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin pagi (22/3). Presiden meninjau vaksinasi perdana vaksin Astrazeneca yang serentak akan dilakukan secara nasional. Presiden Jokowi menyaksikan pemberian kepada para ulama, pekerja publik, dan atlet. Berikut seperti dilansir pada Fokus, (23/3/2021). Dengan pengawalan ketat Presiden Jokowi tiba di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hari Senin, pukul 10 pagi. Didampingi Menteri Kesehatan, Gubernur Jawa Timur, Bupati Sidoarjo, dan pejabat lainnya, Jokowi melihat langsung pelaksanaan vaksinasi massal. Kedatangan Presiden Jokowi ke Sidoarjo untuk memastikan antusias masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19, serta kesiapan pemerintah kabupaten, rumah sakit, dan puskesmas yang ada, agar program vaksinasi nasional berjalan lancar. Program vaksinasi massal kali ini, menggunakan vaksin Astrazeneca yang penggunaannya sudah disyahkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jokowi mengatakan bahwa Jawa Timur siap diberi vaksin Astrazeneca dan akan digunakan di pondok pesantren yang ada di Jawa Timur. "Pagi hari ini, saya berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo untuk melihat proses vaksinasi, saya ngin memastikan bahwa antusias dari masyarakat besar dalam ikut program vaksinasi ini, yang pertama, yang kedua, saya juga ingin memastikan kesiapan baik dari kabupaten, rumah sakit, maupun puskesmas yang ada, sehingga kita harapkan ke depan vaksinasi nasional ini semuanya berjalan dengan baik dan lancar," tutur Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia. Para ulama, seperti, KH Hasan Mutawakkil 'Alallah Ketua MUI Jatim, KH Rofiq Siroj Rais Syuriyah PCNU Sidoarjo, dan mantan pemain Timnas Sepak Bola Uston Nawawi, mendapat suntikan pertama vaksin Astrazeneca. Usai meninjau vaksinasi massal di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Jokowi melanjutkan kunjungan kerjanya ke Pasuruan, meresmikan program infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minun (SPAM)

  • Fokus
  • Fokus Indosiar
  • Indosiar
  • Presiden Joko Widodo
  • Sidoarjo
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • AstraZeneca
  • vaksinasi nasional
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    Newssejam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    Newssejam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    Newssejam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News3 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News3 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News4 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News5 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News5 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News5 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News7 jam yang lalu