logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Pemkot Surabaya Gelar Donor Darah Plasma Konvalesen

News5 Februari 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 21 Sep 2025, 18:15 WIB
Diterbitkan 05 Feb 2021, 18:36 WIB
Copy Link
Batalkan

Guna menekan angka penyebaran dan kematian akibat Covid-19, Pemkot Surabaya menggelar donor darah dan donor plasma konvalesen pada Selasa siang (02/2) di Wisma Sier. Dari hasil donor darah tersebut, berhasil dikumpulkan sebanyak 75 kantong darah plasma konvalesen, dan 175 kantong darah biasa. Kepada masyarakat terutama para penyintas Covid-19, untuk mau mendonorkan darah plasma konvalesen yang saat ini sangat dibutuhkan bagi pasien covid dengan gejala berat. Untuk menekan angka penularan dan kematian akibat Covid-19 di Kota Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya bersama Forkopimda menggelar donor plasma konvalesen bagi penyintas Covid-19, dan donor darah biasa. Sebelum diambil darahnya, pendonor plasma konvalesen ini satu per satu menjalani pemeriksaan dan pengambilan contoh darah. Salah satu penyintas Covid-19, Samuel Michel sengaja datang untuk mendonorkan darah plasma konvalesen, demi membantu kesembuhan pasien Covid-19 lainnya. Sementara itu, Plt Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana mengajak seluruh masyarakat, terutama penyintas Covid-19 untuk datang ke PMI dan mendonorkan darah plasma konvalesen, untuk kesembuhan pasien Covid-19. Demikian diberitakan pada Liputan6, (4/2/2021). "Ini yang kita harapkan dari para penyintas ini dari kelompok-kelompok atau komunitas bergerak aktif, pada seluruh anggotanya ikut berbagi, ikut mendonorkan plasmanya, karena memang Surabaya ini, untuk saat ini yang terbaik, semakin masif lagi kita memberikan contoh secara nasional, karena dengan donor plasma ini kita bisa juga menekan Covid-19, seminim mungkin," ungkap Wisnu Sakti Buana, Plt Wali Kota Surabaya. Panitia berhasil mengumpulkan 75 kantong darah plasma konvalesen, dan 175 donor darah biasa. Kantong darah akan disalurkan kepada yang membutuhkan, terutama pasien Covid-19. Masyarakat diimbau, terutama para penyintas Covid-19 untuk mau mendonorkan darah plasma konvalesen, yang saat ini sangat dibutuhkan bagi pasien Covid-19, dengan gejala berat.

  • Surabaya
  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • COVID-19
  • donor plasma konvalesen
  • SCTV Biro Surabaya
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News7 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News7 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News7 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News9 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News9 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News10 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News10 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News11 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News11 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News12 jam yang lalu