logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Anjing Liar Mangsa Ternak Warga di Tambakboyo Tuban

News22 Januari 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 22:54 WIB
Diterbitkan 22 Jan 2021, 17:10 WIB
Copy Link
Batalkan

Belasan hewan ternak warga di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ditemukan mati di dalam kandang. Bangkai kambing dan domba yang ditemukan, meninggalkan luka gigitan pada leher dan luka lebar di perutnya. Warga menduga kematian hewan ternak itu, akibat serangan kawanan anjing liar pada tengah malam. Maraknya teror anjing liar membuat warga peternak hewan meningkatkan kewaspadaan, dengan membuat pagar kandang lebih tinggi, memasang jebakan, dan menjaga pada malam hari. Berikut diberitakan pada Liputan6, (20/1/2021). Belasan ekor kambing mati yang ditemukan dalam kandang ini adalah milik Amu, warga Desa Klutuk, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Bangkai hewan ternak ini bergelimpangan di tanah dengan luka gigitan pada leher, juga luka lebar di perutnya. Dari 18 ekor kambing yang dipelihara Amu, 13 di antaranya mati dan langsung dikuburkan di dekat kandang. Sementara lima ekor lainnya selamat, namun mengalami luka bekas gigitan pada kaki dan perutnya. Hewan-hewan ini mati diduga diserang kawanan anjing liar. Setahun terakhir kandang kakek Amu dua kali didatangi kawanan anjing liar, sebelumnya empat ekor kambing mati dimangsa. "Kejadiannya ya terus tergeletak begitu saja, yang meninggal 13 dari 18, tinggal 5 ekor yang masih hidup, luka-luka semua," terang Amu, Peternak Kambing. Teror anjing liar terjadi beberapa tahun terakhir, setiap masuk musim penghujan, atau musim tanam. Kawanan hewan ini memangsa puluhan kambing dan domba warga di tiga desa, yakni Desa Klutuk, Desa Cokrowati, dan Desa Dasin. Namun warga tidak berhasil menangkap anjing liar. "Dipasangi pakai racun, ada juga yang membawa senapan, anjingnya liar, ada yang bilang delapan, saya tahu yang di sini itu lima ekor dan belum ada yang tertangkap," kata Ratno, Peternak Kambing. Maraknya teror anjing liar membuat warga peternak kambing, maupun domba meningkatkan kewaspadaan, dengan membuat pagar kandang lebih tinggi, memasang jebakan, dan menjaga pada malam hari.

  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • anjing liar
  • Tuban
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • kecamatan tambakboyo
  • SCTV Biro Surabaya
  • ternak dimangsa anjing
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    Newssejam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    Newssejam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    Newssejam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News3 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News3 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News4 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News5 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News5 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News5 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News7 jam yang lalu