logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Alasan Terlilit Utang, Oknum Pengemudi Ojol di Surabaya Nekat Jambret HP

News30 November 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 20 Sep 2025, 19:20 WIB
Diterbitkan 30 Nov 2020, 00:05 WIB
Copy Link
Batalkan

Pelaku jambret di Surabaya, Jawa Timur dilumpuhkan timah panas oleh polisi. Aksi pelaku terekam kamera CCTV, dan mengaku terpaksa menjambret untuk membayar utang, karena hasil kerja sebagai pengemudi ojek online sepi sejak pandemi COVID-19. Dalam rekaman kamera CCTV, terlihat aksi pelaku sebelum menjambret di area Perumahan Semampir Tengah, Surabaya. Pelaku berinsial MK, warga Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Korban penjambretan adalah Nur Mutiah, warga Ngagel Surabaya, yang berdiri di pinggir jalan sambil bermain ponsel. Berbekal rekaman cctv dan keterangan sejumlah saksi, polisi akhirnya meringkus lelaki 35 tahun ini. Petugas Reskrim Polsek Sukolilo terpaksa menembak kakinya, karena pelaku mencoba kabur saat hendak ditangkap. Kepada polisi, Mukadi mengaku terpaksa menjambret karena terbelit hutang, sementara hasil kerja sebagai pengemudi ojek online atau daring sepi, sejak pandemi COVID-19. "Keterangan dan petunjuk dari CCTV, sehingga kita identifikasi pelaku, kita lacak terus kita lakukan penangkapan, dari pengakuannya sudah 5 kali melaksanakan penjambretan ini, di seluruh Surabaya, alasannya untuk bayar utang karena dia terlilit bank titil (bank plecit) utangnya Rp 9 juta," ujar AKP Subiyantana, Kapolsek Sukolilo Surabaya, Liputan6, 25 November 2020. Berdasar penyelidikan, pelaku telah lima kali menjambret dengan modus mencari sasaran ibu-ibu muda yang berada di tepi jalan. Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita barang bukti hasil kejahatan seperti dua handphone dan helm. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijebloskan ke dalam sel tahanan polisi.

  • Surabaya
  • liputan6
  • Utang
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • jambret handphone
  • JAMBRET HP
  • SCTV Biro Surabaya
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News21 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News21 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News21 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    Newssehari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    Newssehari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    Newssehari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    Newssehari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    Newssehari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    Newssehari yang lalu