logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Warga Rungkut Jalani Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan Pilkada 2020

News27 November 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 16:14 WIB
Diterbitkan 27 Nov 2020, 05:36 WIB
Copy Link
Batalkan

Semakin dekatnya pelaksanaan pilkada pada 9 Desember 2020, membuat KPU semakin intensif mensosialisasikan proses pilkada di tengah pandemi COVID-19. Selain melalui media massa, KPU bersama warga melakukan simulasi pencoblosan dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Simulasi proses pencoblosan pilkada pada masa pandemi COVID-19 ini, digelar warga Rungkut Mapan Barat, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Seluruh proses pencoblosan menggunakan protokol kesehatan ketat, mulai menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta menggunakan sarung tangan. Proses pilkada dengan protokol kesehatan COVID-19, jelas berbeda dari pemilu tahun sebelumnya. Sehingga masyarakat harus memahami mekanisme pencoblosan. Termasuk disediakannya bilik khusus bagi pemilih yang memiliki suhu badan di atas 37 derajat celcius. Selain menambah jumlah TPS, para pemilih juga dijadwalkan berbeda untuk menghindari penumpukan. "Seluruh warga antusias adanya program ini, supaya nanti bisa mensukseskan program pemerintah dalam Pemilu 2020, karena ada aturan Pemilu 2020 berbeda dengan pemilu sebelumnya yangmana ada tambahannya adalah 12 item tentang protokoler terhadap Covid-19," ujar Bambang Nurhadi, Ketua RW, seperti dikutip dari Liputan6, Selasa, 24 November 2020. Pada pemilihan Wali Kota, Calon Wali Kota tahun ini, KPU Surabaya menargetkan angka partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen. Simulasi pilkada ini diharapkan bisa memberi pemahaman pada warga, agar tidak takut atau ragu-ragu datang ke TPS ikut menyalurkan hak pilihnya. "Ini dalam rangka menjadi semangat kita bersama, menjadi ikhtiar kita bersama bahwa pemilihan serentak lanjutan ini mengedepankan protokol kesehatan, dengan begitu tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan akan munculnya klaster baru terkait coblosan, anggaplah klaster pilkada, nah ini sudah diantisipasi KPU RI terkait 12 hal baru tadi itu," ujar Soeprayitno, Komisioner KPU Surabaya. Dengan diterapkannya protokol kesehatan ketat dalam pilkada tahun ini, Komisioner KPU Surabaya berani mengklaim tidak akan ada klaster baru COVID-19 pada pilkada 2020. ** #IngatPesanIbu Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan. Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

  • Surabaya
  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • pilkada
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • COVID-19
  • SCTV Biro Surabaya
  • simulasi pilkada 2020
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News7 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News7 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News7 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News9 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News9 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News10 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News11 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News11 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News11 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News13 jam yang lalu