logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Nasi Babat Pasar Senggol Surabaya, Rasanya Nikmat Harga Bersahabat

News23 November 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 11:35 WIB
Diterbitkan 23 Nov 2020, 03:06 WIB
Copy Link
Batalkan

Bagi Anda pecinta kuliner, tak ada salahnya mencoba kuliner khas Surabaya, nasi babat atau sego babat pasar senggol. Di sini, setiap hari ratusan pengunjung dari Surabaya, Jawa Timur maupun dari luar kota, rela antre hanya untuk menikmati sajian sego babat pasar senggol yang nikmat ini. Berikut diberitakan pada Fokus, (14/11/2020). Selain dikenal Kota Pahlawan, Surabaya juga menjadi surganya kuliner khas. Bagi Anda pecinta kuliner, mungkin tak asing dengan menu nasi babat madura. Di Surabaya, salah satu kedai nasi babat madura yang terkenal, adalah Nasi Babat Pasar Senggol, di Jalan Jemur Andayani No 51, Surabaya. Kedai yang buka sejak tahun 2017 ini, memiliki ratusan pelanggan yang siap antre setiap harinya. Tak hanya dari Surabaya, pelanggannya juga dari sejumlah kota di Jawa Timur. Tak heran, setiap hari 35 kilogram babat sapi, 30 kilogram usus sapi, dan 30 kilogram paru sapi, ludes terjual. Jika Anda ingin bekunjung ke sini, kedai ini buka mulai jam 8 pagi hingga 12 malam. Kuliner ini berbahan dasar jerohan sapi, seperti babat, usus, atau paru, yang disajikan dengan pedasnya sambal korek, serta nasi jagung. Gurihnya babat berpadu dengan sambal, menjadi lebih beraroma khas dengan sajian nasi jagung. Harganya pun ramah di kantong. Satu porsi nasi babat hanya Rp 14.000, namun apabila menginginkan tambahan paru dan usus, Anda harus membayar Rp 17.000 per porsi. "Karena babat di sini itu, cita rasanya itu mantap, sambelnya, nasi jagungnya, paru, jeroan, telor, kombinasi yang luar biasa," ungkap Aji, Pengunjung, seperti dikutip dari tayangan Fokus, 14 November 2020. Bagaimana, Anda penasaran dengan Nasi Babat Pasar Senggol Surabaya ini? Silakan datang untuk mencicipinya, tetapi harus tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan. ** #IngatPesanIbu Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan. Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

  • Surabaya
  • Fokus
  • Indosiar
  • Kuliner Surabaya
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • nasi babat
  • kuliner malam di surabaya
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    Newssehari yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    Newssehari yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    Newssehari yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    Newssehari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    Newssehari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    Newssehari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    Newssehari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    Newssehari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    Newssehari yang lalu