logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Ikuti Aplikasi Berkendara dari Malang ke Surabaya, Pria Ini Tersesat di Hutan

News16 November 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 00:41 WIB
Diterbitkan 16 Nov 2020, 00:08 WIB
Copy Link
Batalkan

Suryadi, warga Gubeng, Surabaya yang mengemudikan mobil pribadinya menghebohkan warga di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur pada Jumat pagi, 13 November 2020 karena tersesat. Mobil tersebut tiba-tiba berada di tengah hutan Dusun Made, Desa Pacet yang tidak berpenghuni, ia berangkat dari Malang menuju Surabaya, dengan mengikuti arahan jalur melalui aplikasi GPS. Namun, lama kelamaan, Suryadi mulai merasa ada yang janggal, dan akhirnya polisi membantu Suryadi untuk bisa keluar dari wilayah tersebut. Warga di Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat pagi dihebohkan dengan peristiwa unik yang dialami oleh Suryadi, warga Gubeng, Kota Surabaya. Mobil yang dikendarai Suryadi, tiba-tiba berada di jalanan makadam, tengah hutan Dusun Made, Desa Pacet yang sepi dan tak berpenghuni. Suryadi yang baru pulang dari Malang menuju Surabaya, pada Kamis malam, mengaku tak menyadari jika akan tersesat, karena selama berkendara, dirinya mengikuti petunjuk arah dari aplikasi Google map. Suryadi baru tersadar, jika berada di tengah hutan, saat laju kendaraannya terhenti, akibat tersangkut bebatuan besar. "Harusnya kalau misalnya dari Malang ke Surabaya itu tol sampai Waru, nah sampai tol Purwodadi, setelah itu saya disuruh belok keluar tol Pandaan, ya saya ikutin, di situ setelah jalan, kaca mobil saya sebelah kiri ada yang ngetok, lha di situ mulai saya yang merinding segala macam di situ," ungkap Suryadi, Pengemudi Mobil. Polisi yang menangani kasus ini memastikan, jika pengemudi tak dipengaruhi alkohol dan narkoba, saat berkendara. Polisi juga mengimbau kepada para pengendara, untuk tidak percaya begitu saja, dengan petunjuk arah dari aplikasi dan segera bertanya ke warga, jika arah jalan tak layak untuk dilalui. Demikian diberitakan pada Liputan6, 14 November 2020.

  • liputan6
  • SCTV
  • mojokerto
  • Liputan6 SCTV
  • Google Map
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • SCTV Biro Surabaya
  • desa pacet
  • dusun made
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    Newssehari yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    Newssehari yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    Newssehari yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    Newssehari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    Newssehari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    Newssehari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    Newssehari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    Newssehari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    Newssehari yang lalu