logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Pria Pencari Kutu Air untuk Pakan Ikan Cupang Banjir Permintaan

News24 Oktober 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 07:12 WIB
Diterbitkan 24 Okt 2020, 01:01 WIB
Copy Link
Batalkan

Rubi Hardianto warga Desa Tenggulunan, Sidoarjo, Jawa Timur menekuni pekerjaan baru sebagai pencari kutu air. Berbekal sebuah jaring, Rubi menyusuri sungai dekat rumahnya, untuk mencari kutu air, kutu air ini dicari untuk menjadi pakan ikan cupang. Rubi mengaku kewalahan untuk memenuhi permintaan kutu air, yang kini banyak dicari oleh peternak dan penggemar ikan cupang. Kutu air sendiri dijual dengan kisaran harga Rp 5.000 - Rp 50.000. Beginilah aktivitas sehari-hari, Rubi Hardianto, warga Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur. Sejak 4 bulan yang lalu menekuni pekerjaan barunya, menjadi pencari kutu air, dengan menggunakan alat sederhana, seperti, jaring dan ember. Rubi berjalan menyusuri sungai di sekitar tempat tinggalnya, untuk mendapatkan kutu air. Kutu air dicari orang sebagai pakan ikan hias, jenis cupang yang saat ini banyak dipelihara. Pekerjaan ini mulai ditekuni, sejak pekerjaannya sebagai mekanik yang sedang sepi, akibat terdampak Covid-19. Banyaknya penggemar dan peternak ikan hias, membuat permintaan kutu air sebagai pakan ikan hias tersebut meningkat. Kutu air dijual melalui media sosial, per sendok teh takar kutu air dijual Rp 5.000 hingga Rp 50.000 untuk satu gelas ukuran sedang. "Sebenarnya bukan bisnis, cuma sampingan tapi ya lumayan, sudah 4 bulan, per sendok Rp 5.000, sehari itungannya paling 3 jam jualnya Rp 150 ribuan," tutur Rubi Hardianto, Pencari Kutu Air. Hingga kini, Rubi mengaku kewalahan memenuhi permintaan kutu air, yang kini banyak dicari oleh penggemar dan peternak ikan hias sebagai pakan. Dalam sehari pendapatan tambahan yang didapat, mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Demikian video pemberitaannya pada Liputan6, 19 Oktober 2020.

  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Sidoarjo
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • SCTV Biro Surabaya
  • desa tenggulunan
  • pencari kutu air
  • pakan ikan cupang
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News2 hari yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News2 hari yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News2 hari yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News2 hari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News2 hari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News2 hari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News2 hari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News2 hari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News2 hari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News2 hari yang lalu