logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Duel dengan Tetangga, Seorang Pria Tewas di Banyuwangi

News24 Oktober 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 08:08 WIB
Diterbitkan 24 Okt 2020, 07:40 WIB
Copy Link
Batalkan

Setelah terlibat duel dengan tetangganya sendiri, seorang pemuda di Banyuwangi, Jawa Timur ditemukan tewas di jalan desa. Korban tewas diduga karena kehabisan darah, akibat luka senjata tajam di tubuhnya. Lawan korban yang menyerahkan diri ke polisi mengaku sakit hati, dan terpengaruh minuman keras. Berikut kita simak videonya pada Liputan6, 21 Oktober 2020. Ivan Dani (23), warga Desa Alasrejo, Banyuwangi, Jawa Timur ditemukan tergeletak bersimbah darah di jalan desa. Oleh warga, korban sempat dibawa ke Puskesmas terdekat, namun tim medis menyatakan Ivan sudah tewas. Muhammad Sahid, tetangga korban menuturkan, sebelumnya korban terlibat duel dengan tetangganya sendiri, MNA (53). Saat itu, korban mengganggu bahkan menganiaya MNA yang hendak memancing ikan. Tak terima, tersangka balik menghajar korban dengan pisau, hingga jatuh tersungkur. Diduga korban dalam pengaruh minuman keras. Tak lama berselang, MNA menyerahkan diri ke polisi. Dirinya mengaku menghabisi korban, lantaran marah, dan sakit hati karena diganggu korban saat hendak berangkat memancing. "Dilerai sama temen-temen, Ivan tetap marah-marah, lama-lama dia mau berangkat dihadang sama si Ivan, diterjang sampai jatuh itu orangnya, orangnya ndak nglawan, diapa-apain ndak nglawan sama sekali," tutur Muhammad Sahid, Saksi Mata. "Penyebabnya, mungkin ada perselisihan antar keduanya, tapi kalau yang menyebabkan korban meninggal ini luka tusukan, ada 11 tusukan di badannya, untuk pisau kita masih mendalami tapi pisau itu ada pada pelaku," jelas AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, Wakapolresta Banyuwangi. Kasus penganiayaan berujung maut ini masih didalami polisi. Selain motif marah, dan sakit hati, diketahui antara korban, dan pelaku sudah lama tak bertegur sapa, meski bertetangga. ** #IngatPesanIbu Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan. Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

  • liputan6
  • Kasus Pembunuhan
  • Banyuwangi
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • SCTV Biro Surabaya
  • pemuda tewas ditusuk
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News16 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News16 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News16 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News18 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News18 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News19 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News19 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News20 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News20 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News21 jam yang lalu