logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Anggota LSM Ambil Paksa Jenazah COVID-19 di Banyuwangi, Satgas Bertindak

News8 Oktober 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 03:21 WIB
Diterbitkan 08 Okt 2020, 01:03 WIB
Copy Link
Batalkan

Sebuah video aksi jemput paksa jenazah COVID-19 di Banyuwangi, Jawa Timur viral di media sosial. Dalam video yang tersebar, oknum LSM yang mengatasnamakan dirinya aktivis anti masker tersebut, menolak warganya dimakamkan dengan protokol COVID-19. Namun, hasil swab test atau tes usap dari pasien yang memiliki riwayat penyakit komplikasi ginjal tersebut, ternyata positif COVID-19 setelah proses pemakaman dilakukan. Berikut diberitakan pada Liputan6, 6 Oktober 2020. Dalam unggahan video berdurasi 4 menit lebih ini, terjadi perdebatan antara anggota LSM, dengan salah satu petugas medis rumah sakit. Seorang aktivis LSM anti masker, Yunus Wahyudi bersama rekan-rekannya mendatangi RSUD Genteng, Banyuwangi, tanggal 28 September lalu, tanpa mengenakan masker. Mereka menolak jika seorang pasien meninggal dunia, yang diduga memiliki gejala COVID-19, dimakamkan dengan protokol COVID-19. Mereka meminta proses pemulasaran, hingga pemakaman pasien berinisial SDR (55), warga Kecamatan Purwoharjo, tidak dilakukan dengan protokol kesehatan, lantaran hasil swab yang menyebutkan pasien terkonfirmasi Covid-19 belum keluar. "Ini Dr Ramelan, Rumah Sakit Angkatan Laut yang ada di Surabaya, ini juga ada dari Al Huda ya, pernah masuk rumah sakit Al Huda, karens sudah berkali-kali, dia masuk rumah sakit, karena memang sakitnya komplikasi, ini merupakan bukti-bukti bahwa memang Bu SDR sakitnya sudah berkepanjangan, sakit komplikasi," kata M. Yunus Wahyudi, Anggota LSM. Tim medis menjelaskan kepada anggota LSM tersebut, yang dilakukan pihak rumah sakit merupakan upaya untuk mencegah penularan COVID-19. Setelah hasil swab test keluar, Tim Satgas penanganan Covid-19 Banyuwangi menyatakan, jenazah pasien yang sempat diambil paksa dinyatakan positif COVID-19. Satgas Penanganan COVID-19 akan melakukan traking kepada seluruh kontak erat, termasuk anggota LSM yang mengambil paksa jenazah tersebut. "Ya tahu sendiri konsekuensinya bagaimana, kalau ternyata positif ya, tracing tentu akan dilakukan, jika memenuhi syarat kontak erat, tentu ia akan di-tracing, tentu itu tidak sejalan dengan kampanye kita ya, kita memang mengkhawatirkan itu menjadi kontra produktif," tegas dr. Widji Lestariono, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi. Hingga kini, hasil penelusuran dari kontak erat belum diumumkan pihak Satgas Penanganan COVID-19. Polisi juga belum turun tangan terhadap pelanggaran protokol COVID-19, yang dilakukan oleh anggota oknum LSM anti masker, yang menjemput paksa jenazah pasien COVID-19 tanpa protokol kesehatan tersebut.

  • liputan6
  • Banyuwangi
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • biro surabaya
  • COVID-19
  • SCTV Biro Surabaya
  • lsm anti masker
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    Newssehari yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    Newssehari yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    Newssehari yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    Newssehari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    Newssehari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    Newssehari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    Newssehari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    Newssehari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    Newssehari yang lalu