logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Tak Miliki Izin, Polisi Bubarkan Acara Silaturahmi KAMI di Surabaya

News30 September 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 13 Sep 2025, 13:17 WIB
Diterbitkan 30 Sep 2020, 07:21 WIB
Copy Link
Batalkan

Karena tak memiliki izin, acara silaturahmi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, Jawa Timur dibubarkan polisi. Selain itu, terkait pengumpulan massa di tengah pandemi COVID-19, juga tak pernah ada koordinasi dengan pihak terkait. Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang sempat pidato di atas panggung, diminta turun panggung, dan langsung meninggalkan lokasi acara. Berikut seperti diberitakan pada Liputan6, 29 September 2020. Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang tengah berpidato di atas panggung, didatangi petugas Kepolisian, dan diminta agar acara silaturahmi akbar Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), tersebut dihentikan. Meski sejumlah peserta sempat protes, polisi tetap membubarkan acara tersebut. Menurut Gatot Nurmantyo, acara koalisi ini adalah silaturahmi dengan para tokoh. Namun karena diminta bubar, dirinya sebagai warga negara tetap patuh pada aturan yang berlaku. "Kita ikuti apa yang diminta oleh aparat Kepolisian, sudah selesai semuanya, ini bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat, setelah itu kami pergi ke Gedung Juang," ujar Gatot Nurmantyo, Tokoh KAMI Menurut polisi, kegiatan silaturahmi KAMI ini, belum memiliki izin, termasuk di antaranya tidak berkoordinasi dengan pihak berwenang. Terkait kegiatan pengumpulan massa, mengingat kegiatan digelar di masa pandemi. "Jadi pola pengamanan kita sesuai dengan prosedur yang dilakukan selama ini, yang pertama, ketika kita akan melakukan kegiatan berkumpul, mengumpulkan massa, tindakan pertama yang dilakukan dari pemilik gedung, ataupun dari yang akan melakukan acara, harus melakukan assesmen, terkait kelayakan gedung tersebut, karena kita sedang mengalami pandemi, untuk acara di sini, sejauh ini tidak ada assesmen dan sebagainya," tutur AKP Wisnu, Kapolsek Sawahan. Sebelumnya, kegiatan yang semula akan digelar di Gedung Juang 45 Surabaya itu, dibubarkan massa yang menolak acara silaturahmi KAMI. Seorang peserta sempat diusir puluhan orang, sebab mereka menganggap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), adalah gerakan inkonstitusional, atau tidak sesuai undang-undang. Menghindari kerusuhan, panitia memindah lokasi acara ke Gedung Jabal Nur di Jalan Jambangan, Surabaya. Namun, meski sempat terlaksana, acara yang juga diprotes kelompok massa penolak KAMI ini, akhirnya dibubarkan polisi karena tak memiliki izin.

  • Surabaya
  • Gatot Nurmantyo
  • Kami
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • gedung juang 45
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    Newssehari yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    Newssehari yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    Newssehari yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    Newssehari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    Newssehari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    Newssehari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    Newssehari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    Newssehari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    Newssehari yang lalu