logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Penjualan Sapi Kurban di Tuban Sepi Pembeli Jelang Idul Adha

News29 Juli 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 14:02 WIB
Diterbitkan 29 Jul 2020, 04:46 WIB
Copy Link
Batalkan

Meski Idul Adha, atau hari raya kurban tinggal beberapa hari lagi, tetapi hewan kurban di sejumlah tempat penjualan hewan kurban masih banyak karena tak terjual. Di pasar hewan di Tuban, banyak sapi yang sakit dan hendak mengamuk diduga karena kelelahan. Ratusan pedagang sapi memadati pasar hewan di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Para pedagang yang berasal dari berbagai daerah ini berusaha menawarkan hewan ternak terbaiknya. Namun, banyaknya pedagang tidak sebanding dengan jumlah pembeli. Dalam tiga pekan terakhir, pembeli justru cenderung sepi, akibatnya harga sapi pun turun. Jika sebelumnya, harga sapi siap kurban dijual dengan harga Rp 21 juta hingga Rp 27 juta per ekor, kini turun di kisaran Rp 20 juta hingga Rp 22 juta per ekor. Sepinya pembeli membuat sejumlah sapi sakit akibat kelelahan, karena harus naik turun kendaraan untuk dibawa berkeliling dari satu pasar hewan ke pasar lainnya. "Harga sapi sekarang menurun, sekarang banyak sapi, kebanyakan sapi, harganya untuk sapi minimal ya Rp 23 -- Rp 24 juta itu sudah besar, biasanya kalau sapi besar Rp 28 juta sampai Rp 30 juta," ungkap Kipli, Pedagang Sapi. Menurut data pasar hewan Tuban, jumlah sapi yang masuk tahun ini menurun drastis. Biasanya menjelang Idul Adha, per hari bisa mencapai 1.800 ekor. Namun kini hanya berkisar 750 hingga 800 ekor. "Masalah penurunan sapi, harga tetap ada sedikit penurunan, juga dari pedagang dari luar maupun berkurang karena waktunya cukup mendesak, ini juga karena ada Covid, juga dari Magelang, Bandung tidak ada yang datang," ujar Ridwan, Kepala UPTD Pasar Hewan Tuban. Jika biasanya lonjakan permintaan sapi datang mendekati Hari Raya Idul Adha, tetapi tahun ini tidak ada lonjakan pembelian sama sekali. Penjualan sapi masih di bawah 100 ekor per harinya. Demikian seperti diberitakan pada Liputan6, 28 Juli 2020.

  • Idul Adha
  • Tuban
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • pasar hewan
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News17 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News17 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News17 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News19 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News19 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News20 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News21 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News21 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News21 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    Newssehari yang lalu