logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Cara Unik Tokoh Masyarakat di Kediri agar Warga Patuh Protokol Kesehatan

News28 Mei 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 01:20 WIB
Diterbitkan 28 Mei 2020, 03:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Keranda jenazah lengkap beserta replika pocong ini dipasang di depan portal akses keluar masuk desa di Dusun Tondomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Bahkan untuk menambah angker bagi warga, ditambahi perlengkapan prosesi pemakaman, seperti, bunga, lilin, tikar mayat, hingga payung jenazah. Pihak desa di Kediri itu memang menutup total akses masuk desa sejak hari Raya Idul Fitri. Warga tidak bisa keluar desa dan masuk desa. Ide pemasangan dari warga ini bukan tanpa alasan, karena portal kayu yang sebelumnya biasa digunakan untuk menutup akses jalan, sering dibuka tutup sendiri oleh warga. Berikut kita simak videonya pada Liputan6, 26 Mei 2020. Meski terkesan menakut-nakuti warga, tapi pemasangan keranda dan replika pocong sebenarnya sebagai pesan moral kepada seluruh masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan agar tidak tertular Covid-19. "Tujuan saya adalah memberi pesan moral kepada warga saya, dengan adanya virus Covid-19 ini jangan sampai warga kita sembrono dan tidak mengindahkan aturan atau protokol kesehatan," ungkap Solikin, Tokoh Masyarakat. Meski ampuh, ternyata memasang hal angker di portal mendapat protes dari sejumlah warga, karena dianggap terlalu berlebihan. Namun, setelah diberi edukasi dan pemahaman, akhirnya warga tersebut bisa menerima portal jalan desa yang sudah dibuat. Rencananya portal ini dipasang hingga tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

  • Kediri
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • virus corona
  • Corona
  • COVID-19
  • kecamatan puncu
  • portal keranda jenazah
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News6 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News6 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News6 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News8 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News8 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News9 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News9 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News9 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News10 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News11 jam yang lalu