logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: 26 Pemudik dari Pekanbaru Diturunkan Awak Bus di Jalan Tol

News28 Mei 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 22:54 WIB
Diterbitkan 28 Mei 2020, 01:27 WIB
Copy Link
Batalkan

Inilah 26 penumpang bus dari Pekanbaru, Riau tujuan Surabaya yang terlantar di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Minggu siang. Sebagai antisipasi penyebaran virus corona baru (Sars-CoV-2) yang sebabkan COVID-19, Satgas Covid-19 desa setempat kemudian menyemprotkan disinfektan kepada seluruh penumpang yang rata-rata masih muda ini. Berikut seperti dilansir pada Liputan6, 25 Mei 2020. Setelah disemprot, polisi kemudian membawa mereka menggunakan mobil patroli ke pos Sidowayah untuk melanjutkan perjalanannya menuju Surabaya. Mereka menyewa bus dengan membayar Rp 42 juta untuk membawa mereka dari Pekanbaru, Riau menuju Surabaya. Namun, sesampainya di pos pantau larangan mudik, tepatnya di exit tol Ngawi, bus dihentikan petugas, karena tidak bisa menunjukkan surat izin dari Kementerian Perhubungan Darat, bus diminta kembali ke daerah asal. Namun sesampai di overpas Desa Jenggrik, yang jaraknya sekitar 5 Kilometer dari Pos Pantau, awak bus meminta para penumpang turun. "Putar balik, rencananya turun di Solo atau Sragen, akhirnya turun di sini, sebanyak 26 orang dari Pekanbaru, Riau mau pulang ke Surabaya," kata Hary Asmara, Penumpang Bus. Sementara itu Dedy Saputro, salah seorang penumpang bus lainnya mengungkapkan, harga borongan busnya Rp 42 juta untuk 26 orang sedangkan uangnya tidak kembali. "Untuk kendaraan busnya tidak dilengkapi dengan barcode yang dikeluarkan dari Kementerian Perhubungan Darat, kemudian untuk bus tersebut kita kembalikan ke arah barat," ujar Iptu Nur Hidayat, Kanit Patroli Polres Ngawi. Meski dilarang, tetapi masih banyak bus maupun kendaraan yang mengangkut banyak pemudik, untuk itu polisi akan terus meningkatkan pemeriksaan atas kendaraan yang melintas di tol Ngawi.

  • Surabaya
  • Mudik
  • Ngawi
  • pemudik
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • kecamatan kedunggalar
  • COVID-19
  • mudik 2020
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    Newssehari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    Newssehari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    Newssehari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    Newssehari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    Newssehari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    Newssehari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    Newssehari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    Newssehari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    Newssehari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    Newssehari yang lalu