logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Harga Kedelai Impor Melonjak, Pengusaha Tahu di Tuban Ingin Bertahan

News2 April 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 08:14 WIB
Diterbitkan 02 Apr 2020, 01:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Para produsen tahu di Tuban, Jawa Timur, terancam gulung tikar, akibat merebaknya virus corona baru (Sars-CoV-2) yang sebabkan COVID-19, hingga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Harga kedelai impor di pasaran terus meroket, dari yang semula hanya Rp 6.500, kini naik menjadi Rp 8.000 per kilogramnya. Sedang harga jualtahu tidak sebanding dengan biaya produksi, ditambah menghilangnya pembeli karena obyek wisata di tutup sementara. Berikut diberitakan pada Liputan6, 30 Maret 2020. Para pengusaha tahu di Tuban, Jawa Timur resah, usaha mereka terkena dampak mewabahnya COVID-19. Serta nilai mata uang dolar Amerika Serikat naik dan membuat kedelai impor sebagai bahan baku tahu juga naik. Rasdam, salah satu produsen tahu di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Tuban, mengeluh dengan melonjaknya harga kedelai impor, membuat biaya produksi juga ikut naik. Sementara harga jual tahu di pasaran tidak mengalami kenaikan yang sebanding. Harga kedelai impor di pasaran yang sebelumnya hanya Rp 6.500 per kilogram, kini naik menjadi Rp 8000 per kilogram. Sedangkan harga jual tahu di masyarakat tetap Rp 62.500 per ember. Meski mengaku rugi, para pengusaha tahu masih enggan menggunakan kedelai lokal. Lantaran, selain sulit didapat, kualitas kedelai lokal kurang bagus dan hasilnya tidak maksimal. Pesanan tahu juga menurun karena banyak warung di obyek wisata tutup. Jika harga kedelai terus naik, para pengusaha tahu ini, mengaku terancam gulung tikar. Mereka berharap pemerintah turun tangan membantu mengendalikan harga kedelai impor, meski kondisi pemerintah saat ini sedang dilanda musibah wabah COVID-19. **Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

  • Tuban
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • virus corona
  • Corona
  • COVID-19
  • pengusaha tahu
  • kedelai impor melonjak
  • Kedelai Impor
  • news06:24
    Ekspresi Prabowo Dengar Pemikiran AHY Soal Pemulihan Pasca Bencana di Aceh
    News2 hari yang lalu
  • news15:18
    Purbaya Jengkel Pengusaha Batu Bara Bikin Tekor Negara: Wajar Gak?
    News2 hari yang lalu
  • news15:18
    Pengakuan Purbaya, Tidak Bisa Tidur Jelang Tahun Baru 2026 Gara-Gara ini: Baru Tahu Saya ...
    News2 hari yang lalu
  • news12:54
    Prabowo Heran Datang ke Lokasi Bencana Sumatera-Aceh Dinyinyiri: Dicari Kesalahannya Juga
    News2 hari yang lalu
  • news07:55
    Prabowo Blak-Blakan Swasta Tertarik Beli Lumpur Bekas Banjir: Monggo, Gubernur Jadi Semangat
    News2 hari yang lalu
  • news07:07
    Momen Tak Terduga, Menko AHY Colek Gubernur Mualem Ajak Salaman
    News2 hari yang lalu
  • news04:46
    Kejutan Super Flu Masuk Indonesia, Kemenkes Blak-blakan Gejala Saat Terkena dan Pencegahannya
    News2 hari yang lalu
  • news14:23
    Curhat Purbaya Kena Protes Gara-Gara Coretax: Lu Bisa Masuk Enggak?
    News2 hari yang lalu
  • news06:21
    Prabowo Cek Langsung Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Ditemani AHY dan Mualem
    News2 hari yang lalu
  • news06:28
    Wanita Nangis Coba Peluk Prabowo di Aceh Tamiang, Paspampres Sigap Mengadang
    News3 hari yang lalu