logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Belum Ada APD Memadai, RSI Jemursari Gunakan Jas Hujan

News28 Maret 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 16:20 WIB
Diterbitkan 28 Mar 2020, 16:08 WIB
Copy Link
Batalkan

Makin merebaknya pandemi Corona Covid-19, membuat salah satu rumah sakit swasta di Surabaya kesulitan memperoleh alat pelindung diri, atau APD yang digunakan untuk dokter dan perawat. Pihak rumah sakit, sementara terpaksa menggunakan jas hujan untuk menangani pasien suspect Corona Covid-19. Sebagai salah satu dari 62 rumah sakit rujukan dalam menangani pasien Corona Covid-19, Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari tidak memiliki alat pelindung diri (APD), yang sesuai standar untuk digunakan para tenaga medis. Direktur Utama RSI Jemursari, Prof. Rochmad Romdhoni mengaku telah menyiapkan 1.000 jas hujan sekali pakai untuk melengkapi tenaga medis yang merawat pasien suspect Covid-19. Pihaknya pun berulang kali meminta bantuan ke Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Dinas Kesehatan Jatim. Namun, hingga saat ini melalui BPBD Jatim baru mendapatkan APD, itupun jumlahnya hanya 10 baju astronot, 1000 masker bedah, 1 set APD lengkap, masker N95 50 buah, google glass 10 buah yang baru didapat minggu kemarin. Romdhoni mengakui jika sejak ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien yang diduga terkena Covid-19, dirinya tak memiliki APD. Meski begitu, pihak rumah sakit tetap mengupayakan keselamatan tenaga medis di tempatnya bekerja, dengan memesan 1000 jas hujan sekali pakai. Harganya mencapai Rp 30.000 per buah. Padahal sebelumnya hanya Rp 8.000. Berikut dilansir pada program Fokus, 26 Maret 2020. Saat ini jumlah pasien diduga Covid-19 di RSI Jemursari mencapai tiga pasien dalam pengawasan yang baru masuk. Sebelumnya, dua pasien dalam pengawasan telah dinyatakan sehat dan negatif Corona Covid-19, telah dipindahkan dari ruang isolasi ke ruang rawat inap. Pihak rumah sakit memprediksi pasien rujukan Covid-19 semakin banyak. Dirinya berharap ada bantuan berupa alat pelindung diri yang sangat dibutuhkan oleh tenaga medis.

  • Surabaya
  • jas hujan
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • alat pelindung diri
  • virus corona
  • Corona
  • COVID-19
  • APD
  • rsi jemursari
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News3 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News3 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News3 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News5 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News5 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News6 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News7 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News7 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News7 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News9 jam yang lalu