logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Hasil Panen Petani Melon Sidoarjo Menurun 50 Persen Akibat Cuaca Ekstrem

News29 Februari 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 08:52 WIB
Diterbitkan 29 Feb 2020, 03:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Cuaca buruk yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur membuat petani melon di Sidoarjo merugi. Kerugian dikarenakan hasil panen mengalami penurunan hingga 50 persen. Kini, petani melon hanya bisa pasrah dan berharap cuaca ekstrem segera usai. Jika dalam kondisi cuaca normal, petani melon di Dusun Rame, Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo bisa menghasilkan melon segar hingga 20 ton per panen. Belakangan saat cuaca buruk, hasil panen turun hanya 10 ton, dan mendapatkan uang sekitar Rp 60 juta. Dengan modal awal sekitar Rp 80 juta, kini petani tak bisa menutup modal tersebut karena kerugian yang terjadi. Hariono, petani melon menyebutkan di lahan seluas 7.500 meter persegi ini, pendapatannya atau hasil panen menurun hingga 50 persen. Menurutnya, penurunan tersebut akibat curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini, sehingga membuat kerusakan pada daun, batang, dan tanaman melon. Petani hanya bisa pasrah dan berharap cuaca ekstrim ini segera usai. Meski begitu, petani melon mengaku bersyukur karena stok melon di pasaran menipis, sehingga melon dari petani tetap laku di pasaran. Demikian diberitakan pada Fokus, 25 Februari 2020.

  • Sidoarjo
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Cuaca Ekstrim
  • Petani Melon
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    News2 hari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    News2 hari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    News2 hari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    News2 hari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    News2 hari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    News2 hari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    News2 hari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    News2 hari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    News2 hari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    News2 hari yang lalu