SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo, tergenang air, akibat meluapnya sungai Kedungbanteng tak jauh dari lokasi sekolah tersebut. Agar proses belajar mengajar tetap jalan, para siswa terpaksa mengevakuasi bangku kelas ke tempat yang lebih tinggi. Mereka terpaksa belajar di masjid sekolah, ruang perpustakaan dan ruang ketrampilan, meski kondisinya kurang nyaman. Seluruh siswa SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo terpaksa harus berangkat sekolah tanpa menggunakan sepatu, tetapi memakai sandal dan menenteng sepatunya yang dimasukkan ke dalam tas plastik. Hal ini terpaksa dilakukan, karena sekolah mereka masih tergenang air meskipun tidak turun hujan. Genangan air muncul dari meluapnya sungai Kedungbanteng yang berada tak jauh dari sekolah mereka. Berikut video pemberitaannya pada Fokus, 28 Januari 2020. Pihak sekolah dan para siswa harus gotong royong memindahkan seluruh bangku ruang ke tempat yang lebih tinggi. Untuk proses belajar mengajar bagi siswa kelas 9A hingga 9G, terpaksa pindah ke sejumlah tempat. Di antaranya di dalam masjid sekolah, ruang perpustakaan, ruang ketrampilan. Para siswa mengaku kegiatan belajarnya kurang nyaman karena belum terbiasa. Namun, mereka tetap giat belajar meski harus mengenakan sandal. Selain tujuh ruang kelas 9 yang tidak bisa digunakan, ruangan lainnya seperti, ruang UKS, BK, OSIS, koperasi, ruang kantin juga ikut terendam banjir sejak Kamis lalu.
05:00
03:21
06:41
04:05
03:08
06:26
05:00
02:31
01:28
07:13