logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Akibat Hujan Deras, Tanah di Lereng Gunung Bromo Retak 300 Meter

News11 Desember 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 18:56 WIB
Diterbitkan 11 Des 2019, 18:11 WIB
Copy Link
Batalkan

Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur membuat tanah di areal pertanian warga, retak sepanjang ratusan meter, dengan kedalaman hingga 50 meter. Khawatir rawan longsor, BPBD dan Tagana langsung cek ke lokasi kejadian, dan menghimbau agar warga berhati-hati saat melintasi di daerah tersebut. Sejumlah anggota BPBD dan Tagana Kabupaten Pasuruan, turun ke lapangan memeriksa tanah retak, di Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Senin siang. Retakan tanah terjadi di sekitar area pertanian sepanjang kurang lebih 300 meter, dengan kedalaman antara 10 hingga 50 meter. Dari hasil pengecekan di lapangan, BPBD Kabupaten Pasuruan menyebutkan jika retakan yang terjadi bukan karena gempa tetapi karena pergerakan tanah akibat tingginya intensitas hujan di wilayah ini. Meski belum menginstruksikan pengungsian, namun BPBD menghimbau warga agar tetap waspada jika melintas di daerah retakan. Kondisi ini terjadi, setelah tiga hari berturut-turut, wilayah Pasuruan yang berada di lereng Gunung Bromo ini, diguyur hujan deras. Berikut seperti diberitakan Liputan6, 10 Desember 2019. Kondisi ini membuat resah warga Desa Gendro, dan sekitarnya, apalagi retakan juga menyebabkan kerusakan rumah dan kandang milik warga. Menurut salah seorang perangkat desa setempat, dinding rumah dan lantai kandang dekat area pertanian itu juga ikut retak. Warga khawatir terjadi longsor besar, dan meminta pihak terkait untuk segera mengambil tindakan. Jika dalam kurun beberapa hari ini intensitas hujan di wilayah selatan tetap tinggi, dimungkinkan retakan tanah akan semakin melebar dan membahayakan. BPBD dan Tagana berencana menempatkan beberapa anggotanya untuk memantau terus kondisi retakan tersebut.

  • Pasuruan
  • longsor
  • BPBD
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Tagana
  • lereng gunung bromo
  • desa gendro
  • tanah retak 300meter
  • Diguyur Hujan Deras
  • news06:24
    Ekspresi Prabowo Dengar Pemikiran AHY Soal Pemulihan Pasca Bencana di Aceh
    Newssehari yang lalu
  • news15:18
    Purbaya Jengkel Pengusaha Batu Bara Bikin Tekor Negara: Wajar Gak?
    Newssehari yang lalu
  • news15:18
    Pengakuan Purbaya, Tidak Bisa Tidur Jelang Tahun Baru 2026 Gara-Gara ini: Baru Tahu Saya ...
    Newssehari yang lalu
  • news12:54
    Prabowo Heran Datang ke Lokasi Bencana Sumatera-Aceh Dinyinyiri: Dicari Kesalahannya Juga
    Newssehari yang lalu
  • news07:55
    Prabowo Blak-Blakan Swasta Tertarik Beli Lumpur Bekas Banjir: Monggo, Gubernur Jadi Semangat
    Newssehari yang lalu
  • news07:07
    Momen Tak Terduga, Menko AHY Colek Gubernur Mualem Ajak Salaman
    Newssehari yang lalu
  • news04:46
    Kejutan Super Flu Masuk Indonesia, Kemenkes Blak-blakan Gejala Saat Terkena dan Pencegahannya
    Newssehari yang lalu
  • news14:23
    Curhat Purbaya Kena Protes Gara-Gara Coretax: Lu Bisa Masuk Enggak?
    Newssehari yang lalu
  • news06:21
    Prabowo Cek Langsung Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang, Ditemani AHY dan Mualem
    Newssehari yang lalu
  • news06:28
    Wanita Nangis Coba Peluk Prabowo di Aceh Tamiang, Paspampres Sigap Mengadang
    News2 hari yang lalu