logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: 2 Perempuan Asal Sulawesi Disandera di Jember karena Utang Piutang

News7 November 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 08:41 WIB
Diterbitkan 07 Nov 2019, 06:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Polisi akhirnya mengevakuasi Erfawati warga Mamboro Barat, Kecamatan Palu Utara Kota Palu, Sulawesi Tengah ke Mapolres Jember, bersama dengan seorang sepupunya, wanita paruh baya ini baru saja diselamatkan polisi, setelah disandera di sebuah rumah, di Desa Mangaran, Kecamatan Jenggawah, Jember sejak 28 Oktober lalu. Selain dua wanita itu, polisi juga membawa dua pria yakni Karnawi, warga Kecamatan Kalisat Jember, dan Ali pemilik rumah tempat penyanderaan. Kedua pria ini diduga menyandera kedua korban, sebelum akhirnya polisi mengevakuasi korban ke Mapolres. Berikut ditayangkan pada program Fokus, 5 November 2019, aksi penyanderaan ini bermula dari kasus hutang piutang antara korban dengan Karnawi, sejak 2016 yang lalu. Korban terlilit hutang, jual beli beras senilai Rp. 330 juta kepada Karnawi yang saat itu merantau ke Palu. Namun, korban ternyata hanya mampu membayar Rp. 100 juta dan sisanya belum terbayar hingga saat ini. Kesal hutangnya tidak segera dilunasi, Karnawi mengancam melaporkannya ke polisi, korban yang takut memilih menemui Karnawi ke Jember untuk menyelesaikan hutangnya. Setelah sampai di Jember ternyata Erfawati dan sepupunya malah disandera di rumah Ali. Lantaran masih belum juga bisa menyelesaikan sisa hutangnya. "Di mana untuk Ibu Erfawati dan rekannya ada di rumahnya Bapak Mat Ali, dan setelah kami lakukan interogasi awal berkaitan dengan utang piutang, dimana utang piutang ini kerjasama karena beras, yaitu untuk korban gempa tsunami yang ada di Palu yaitu mengambil beras di Tolai yaitu di daerah Parimo dijual di Palu Utara, namun pada saat berjalannya waktu, para pengungsi tidak mendapatkan jatah beras, akhirnya beras dijual dengan harga murah," kata AKBP Alfian Nurrizal, Kapolres Jember. Kasus penyanderaan ini masih ditangani Tim Penyidik Polres Jember, polisi juga mengamankan barang bukti, diantaranya sejumlah telepon seluler, serta mobil sedan milik Karnawi yang digunakan untuk menjemput kedua korban dari Bandara.

  • Jember
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Polres Jember
  • mamboro barat
  • wanita disandera
  • kasus utang piutang
  • jual beli beras
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    Newssehari yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    Newssehari yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    Newssehari yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    Newssehari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    Newssehari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    Newssehari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    Newssehari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    Newssehari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    Newssehari yang lalu