logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Balita Alami Hidrosefalus di Nganjuk, Pengobatan Kurang Maksimal

News19 Oktober 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 00:37 WIB
Diterbitkan 19 Okt 2019, 00:32 WIB
Copy Link
Batalkan

Seorang balita di Nganjuk, Jawa Timur lahir dalam kondisi kurang beruntung, balita yang kini berumur 10 bulan ini mengidap sakit hidrosefalus. Meski sudah diobatkan ke rumah sakit, namun kepala bayi malah kian membesar. Kondisi ekonomi orang tua yang pas-pasan tak mampu mengobatkan secara maksimal sang buah hatinya. Muhamad Dwi Arjuna, yang baru berumur 10 bulan ini lahir dalam kondisi yang kurang beruntung. Sejak 9 bulan dalam kandungan, anak pasangan Kasimin dan Malikah, warga Desa Tirtobinangun, Kecamatan Patianrowo, Jawa Timur ini sudah divonis oleh dokter memiliki kelainan di bagian kepalanya. Saat lahir, hidrosefalus itu tak nampak, namun pasca dioperasi di Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo Surabaya dengan biaya kartu KIS, kepala Arjuna malah kian lama kian membesar, hingga dua kali dioperasi, kepala bayi belum juga ada tanda mengecil. Beruntung seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah dengan program KIS, namun ia mengeluh dengan biaya transportasi dan biaya hidup, selama di rumah sakit Surabaya yang juga butuh biaya besar, sementara pekerjaan Kasimin sebagai penjual roti keliling, tak mampu mencukupi kebutuhan hidup, apalagi pengobatan sang buah hati. Kasimin berharap, meminta pemerintah guna memperlancar proses pengobatan Arjuna hingga sembuh. Berikut diberitakan Fokus, 17 Oktober 2019. Kini pihak keluarga Arjuna berharap ada uluran tangan bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun para dermawan, guna kesembuhan Arjuna.

  • Surabaya
  • Nganjuk
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Hidrosefalus
  • balita hidrosefalus
  • kartu kis
  • kelainan di kepala
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News2 hari yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News2 hari yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News2 hari yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News2 hari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News2 hari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News2 hari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News2 hari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News2 hari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News2 hari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News2 hari yang lalu