logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: YPP Indosiar SCTV Bersama PDAM Surabaya Pasang Saluran Air Bersih

News16 Oktober 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 20 Sep 2025, 17:23 WIB
Diterbitkan 16 Okt 2019, 20:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP Indosiar SCTV), kembali menyalurkan dana bantuan dari pemirsa. Senin siang, 14 Oktober 2019, YPP bekerjasama dengan PDAM Surabaya dan USAID IUWASH, melakukan serah terima master meter air bersih kepada warga di permukiman padat penduduk di Surabaya. Bantuan tersebut, bisa membantu ratusan warga sekitar yang selama ini belum mendapatkan air bersih. Penyerahan pipa master meter air bersih di Kawasan Sidoyoso Kali Selatan, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya ini disambut antusias ratusan warga sekitar. Bagaimana tidak, selama 40 tahun lebih daerah ini tidak bisa dialiri air bersih, karena lahan yang ditempati warga, tidak memiliki surat kepemilikan yang sah. Kondisi itu membuat PDAM tidak berani memasang pipa air bersih. Berkat bantuan dari Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih Indosiar SCTV. Melalui dana yang dihimpun dari pemirsa, disalurkan melalui pemasangan pipa master air. Selanjutnya pipa master air ini, di kelola secara swadaya dalam merawat, dan pembayaran iuran bulanan ke PDAM. Warga yang menerima bantuan mengaku senang dan bersyukur, karena bisa berhemat dan tidak kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Sebelumnya, warga harus membeli dengan harga per jerigen sebesar Rp 4.000. Dengan total biaya perbulan mencapai Rp 300 ribu. Sementara itu, Direktur Utama PDAM Surabaya, mengapresiasi kegiatan sosial kemanusiaan yang dipelopori oleh Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, yang bekerjasama dengan USAID IUWASH. Diharapkan bantuan pemasangan pipa master meter ini bisa dimanfaatkan dan dijaga oleh warga sekitar. Pemasangan master meter air bersih di Kawasan Sidoyoso Kali Selatan ini merupakan kali kedua, yang sebelumnya telah dilakukan di Kawasan Wonosari DKA Surabaya. Kegiaatan serupa akan terus dilakukan untuk membantu masyarakat lain yang membutuhkan air bersih. Demikian diberitakan Fokus, 15 Oktober 2019.

  • Surabaya
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • PDAM Surabaya
  • YPP Indosiar SCTV
  • usaid iuwash
  • Saluran Air Bersih
  • news04:24
    Curi Perhatian Sosok Retno Marsudi Tamu Spesial Laporan Tahunan Menlu Sugiono
    News11 jam yang lalu
  • news02:43
    Keputusan Gubernur Pramono Bongkar Tiang Monorel Mangkrak 20 Tahun, Disaksikan Bang Yos
    News12 jam yang lalu
  • news08:19
    Keras Titiek Soeharto Ngegas Desak Menhut Raja Juli Tuntut ke Perusahaan Penyebab Banjir
    News12 jam yang lalu
  • news28:38
    Program MBG Jadi Momentum Bangkitkan UMKM dan Petani Lokal
    News13 jam yang lalu
  • news05:22
    Panik di Tengah Banjir, Ular Besar Nyaris Masuk Kafe di Jakarta
    News16 jam yang lalu
  • news05:01
    Mengejutkan! Eks Wakapolri Bongkar Kejanggalan Ijazah Jokowi di Sidang: Fotonya Beda Jauh
    News16 jam yang lalu
  • news05:33
    Eks Wakapolri Oegroseno Jadi Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Soroti Tanda Tangan & Materai
    News16 jam yang lalu
  • news04:52
    Prabowo Keras Marak Korupsi Pertamina: Berapa yang Dipenjara | Sultan Diminta RI 1 Duduk Depan
    News17 jam yang lalu
  • news03:45
    Luhut Emosi, Klarifikasi Tudingan Miliki Saham TPL Penyebab Hutan di Tapanuli Rusak
    News17 jam yang lalu
  • news05:36
    SBY Tegas: Matahari Partai Demokrat Hanya Mas AHY, Saya Mentor Senior!
    News17 jam yang lalu