logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Aksi Cepat Polisi Tangkap Pelaku Perampasan Motor di Jember

News11 September 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 23:11 WIB
Diterbitkan 11 Sep 2019, 12:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Kurang dari 24 jam usai menjalankan aksinya, tiga pelaku perampasan motor di Jember, Jawa Timur, akhirnya diringkus polisi. Tak hanya merampas, pelaku juga tega menyekap dan menganiaya korban yang masih berstatus pelajar. Polisi terpaksa menembak dua pelaku, karena berupaya kabur saat diminta menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti. Unit Reserse Kriminal Polsek Sumbersari, Jember harus membawa dua dari tiga pelaku perampasan sepeda motor, RB dan BA, ke IGD RSUD Dr. Soebandi, Jember untuk menjalani perawatan medis. Kedua pemuda ini, terpaksa ditembak kakinya, lantaran berupaya kabur saat diminta menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti sepeda motor, yang sehari sebelumnya mereka rampas dari tangan seorang pelajar SMP berusia 16 tahun, bernama Wildan. Tak hanya merampas motor dan uang, para pelaku juga tega menyekap korban di sebuah tempat, dan memukulinya berkali-kali hingga korban mengalami sejumlah luka lebam, serta salah satu giginya tanggal. Beruntung korban berhasil melarikan diri, dengan jalan merusak kaca jendela lalu melapor ke polisi. Usai menjalani perawatan medis, kedua pelaku pun segera dibawa ke Mapolsek Sumbersari, Jember, guna diperiksa lebih lanjut. Aksi perampasan motor sendiri terjadi, saat korban berkendara seorang diri di tempat sepi. Barang bukti motor langsung dijual pelaku ke seorang penadah, seharga Rp. 700 ribu. "Seorang korban masih pelajar SMP, dia dibawa atau diajak sama temannya di sebuah kos-kosan, dia minum bersama, dipukuli, motornya diambil," demikian dikutip dari penjelasan Kompol. Faruk Mustofa, Kapolsek Sumbersari dan seperti yang dilansir dari program Fokus, 5 September 2019. Selain motor hasil kejahatan, polisi juga menyita senjata tajam dan besi tumpul, yang digunakan pelaku mengancam dan menganiaya korban. Para pelaku sendiri awalnya ditangkap saat bersembunyi di sebuah rumah kos, di sekitar kompleks kampus Universitas Jember tak kurang dari 24 jam setelah beraksi.

  • Jember
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • perampasan motor
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    News2 hari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    News2 hari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    News2 hari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    News2 hari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    News2 hari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    News2 hari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    News2 hari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    News2 hari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    News2 hari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    News2 hari yang lalu