logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

TPF Duga Ada Unsur Abuse of Power di Kasus Penyerangan Novel Baswedan

News18 Juli 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 16 Sep 2025, 08:49 WIB
Diterbitkan 18 Jul 2019, 08:46 WIB
Copy Link
Batalkan

Tim Pencari Fakta (TPF) bentukan Kapolri mengungkapkan sejumlah temuan terkait hasil penyelidikan selama 6 bulan dalam kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan di Bareskrim Mabes Polri. Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (18/7/2019), TPF meyakini serangan terhadap Novel dilatarbelakangi enam kasus yang melibatkan pejabat negara dan bermotif balas dendam. Namun, bukan persoalan pribadi melainkan terkait pekerjaan Novel sebagai penyidik KPK. TPF menyatakan, ada dugaan pihak penyerang menilai Novel menggunakan kewenangannya melebihi batas atau ada unsur abuse of power. Namun, TPF tak menjelaskan kasus mana saja yang melatarbelakangi penyerangan ini. "Terdapat probabilitas dari kasus yang ditangani korban yang berpotensi menimbulkan balas dendam," kata Tim Pencari Fakta Nurcholis. TPF juga meminta Polri mendalami peran sejumlah orang untuk kasus ini. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Moh Iqbal menyatakan, Kapolri sudah menunjuk tim teknis untuk menindaklanjuti temuan TPF. Polri berjanji akan menangani kasus ini secara profesional dan tak akan melindungi siapa saja yang terlibat. Sementara itu, Novel sendiri berharap tim investigasi bisa menangkap pelaku di lapangan untuk mengungkap motif dan aktor intelektualnya. Jika hanya spekulasi motif, Novel menilai justru akan mengaburkan peristiwa yang sebenarnya. "Apresiasi itu akan saya berikan kalau hasilnya benar, kalau hasilnya hanya spekulasi motif, saya kira itu suatu hal yang tidak diharapkan oleh siapa pun," jelas Novel Baswedan. Namun, dia pesimis kasus ini akan terungkap jika tim investigasi hanya berpedoman pada motif. Novel justru berharap ada tim gabungan pencari fakta independen oleh Presiden agar kasusnya bisa tuntas.

  • Kasus Novel Baswedan
  • Novel Baswedan
  • Fokus
  • Fokus Indosiar
  • Program TV News
  • tgpf novel baswedan
  • tpf novel baswedan
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News21 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News21 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News21 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    Newssehari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    Newssehari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    Newssehari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    Newssehari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    Newssehari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    Newssehari yang lalu