logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Masa Tanggap Darurat Tanah Bergerak di Sukabumi Diperpanjang

News2 Mei 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 15:59 WIB
Diterbitkan 02 Mei 2019, 18:50 WIB
Copy Link
Batalkan

Pergerakan tanah di kawasan Jalan Raya Sagaranteun, Kampung Gunungbatum, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, semakin hari bertambah parah. Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Kamis (2/5/2019), hingga Kamis pagi, setengah badan jalan telah ambles dengan kedalaman lebih dari satu meter. Kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya kendaraan berat yang masih melintas pada malam hari. Sementara itu, masa tanggap darurat tanah bergerak yang telah berakhir pada 29 April lalu diperpanjang hingga 6 Mei mendatang. Sedikitnya 110 kepala keluarga atau 354 jiwa serta 90 rumah menjadi korban bencana ini. Bantuan berbagai macam barang bagi para korban juga terus diterima dari sejumlah pihak. Bencana tanah bergerak juga memaksa warga Kecamatan Nyalindung untuk memindahkan belasan jenazah yang berada di Tempat Pemakaman Umum Kertaangsana. Hal ini dilakukan atas permintaan keluarga jenazah untuk menghindari jenazah-jenazah tersebut tergerus tanah yang terus ambles. (Rio Audhitama Sihombing)

  • Sukabumi
  • Fokus
  • Indosiar
  • Program TV News
  • Tanah Bergerak
  • Tanah Bergerak Sukabumi
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News12 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News12 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News12 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News14 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News14 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News15 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News15 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News16 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News16 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News17 jam yang lalu