Warga Kolong Tol Pluit Tak Bisa Pindah Usai Kebakaran, Kenapa?

Warga Kolong Tol Pluit Tak Bisa Pindah Usai Kebakaran, Kenapa?

Tak ada lagi yang tersisa dari permukiman liar di Kolong Tol Pluit, Penjaringan, pasca kebakaran yang terjadi Sabtu lalu. 150 rumah hangus terbakar sudah rata dengan tanah. 350 orang kehilangan tempat hunian mereka selama ini.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (1/4/2019), dua hari pasca kebakaran, warga masih menempati posko pengungsian yang dibangun di sekitar lokasi. Anak-anak tidak bisa bersekolah karena seragam dan buku pelajaran mereka ikut terbakar.

Meski sudah dua kali kebakaran terjadi, warga tidak bisa pindah karena keterbatasan biaya.

"Kalau kita kontrak, duit kita dari mana? Kita cuman tukang pungut, duit kita dari mana," kata warga Sri.

Sejak tahun 1996, Kolong Tol Pluit menjadi tempat ratusan orang bermukim. Sudah beberapa kali penertiban dilakukan.

Namun, warga tetap kembali untuk membangun rumah-rumah bedeng tempat mereka beristirahat. (Rio Audhitama Sihombing)

Ringkasan

Oleh Rio Audhitama Sihombing pada 01 April 2019, 13:13 WIB

Video Terkait

Spotlights