logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Didampingi Ma'ruf Amin, Jokowi Hadiri Munas Alim Ulama di Banjar

News28 Februari 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 20 Sep 2025, 20:16 WIB
Diterbitkan 28 Feb 2019, 15:07 WIB
Copy Link
Batalkan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka Munas Alim Ulama dan konferensi besar Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar selama tiga hari di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu 27 Februari 2019. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (28/2/2019), kehadiran Jokowi mendapat sambutan hangat dari para ulama yang hadir. Dan dalam sambutannya, Presiden yang didampingi calon wakilnya Ma'ruf Amin menyampaikan agar NU dan para alim ulama untuk bersama menjaga persatuan masyarakat menjelang pemilu serentak. "NU sudah memberikan kontribusi yang besar dalam perjuangan, dalam menjaga dan merawat negara besar yang kita cintai Indonesia," ujar Presiden RI Joko Widodo. Selain itu, Jokowi juga menyampaikan terkait janjinya utuk membentuk balai latihan khusus bagi para santri di setiap pondok pesantren dalam rangka pembentukan SDM yang tergolong premium. Setelah itu, Jokowi mendatangi Ponpes Miftahul Huda di Manon Jaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, untuk membagikan 600 penerima kredit usaha rakyat di Priangan Timur yang ditujukan untuk peternak, petani, dan pedagang. Jokowi juga sempat bersenda-gurau dengan calon penerima KUR. Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengajak penerima KUR agar disiplin untuk mengembalikan dana yang dipinjam dan mengingatkan untuk tidak digunakan membeli hal yang tidak perlu. (Muhammad Gustirha Yunas)

  • video pilpres 2019
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News11 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News11 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News11 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News13 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News13 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News14 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News15 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News15 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News15 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News16 jam yang lalu