logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Masuki Puncak Musim Hujan, 100 Pasien Anak-Anak di Cimahi Terjangkit DBD

News16 Januari 2019
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 21 Sep 2025, 20:56 WIB
Diterbitkan 16 Jan 2019, 00:15 WIB
Copy Link
Batalkan

Ratusan warga di wilayah Cimahi dan Bandung Barat, Selasa pagi terjangkit deman berdarah (DBD) dan harus dirawat di rumah sakit. Memasuki periode tingginya curah hujan tinggi, masyarakat diimbau agar menjaga kebersihan lingkungan dan waspada dengan penyakit tersebut. Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (15/1/2019), dalam sebulan terakhir, tercatat sudah ada 100 pasien terjangkit DBD yang didominasi anak-anak, di hampir seluruh ruangan RSUD Cibabat, Kota Cimahi. Menurut tim dokter, tingginya serangan DBD pada periode Desember hingga Januari setiap tahunnya disebabkan faktor cuaca. Sementara itu, di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, penderita DBD juga meningkat. Sejak musim penghujan, dalam sehari, rata-rata ada tiga hingga empat pasien DBD yang dirawat di RSUD Dokter Soeselo, Tegal. Sebagian besar merupakan anak-anak usia 5-10 tahun. Kondisi pasien yang lemah membuat mereka harus mendapat penanganan serius. Karena trombosit darah terus menurun dan sudah muncul bintik-bintik merah di badan. Seiring meningkatnya kasus DBD, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan mengetahui gejala demam berdarah yang diawali suhu tubuh panas selama 5-7 hari, sakit perut, mual dan muntah. Satu hal yang tak kalah penting dan perlu diperhatikan masyarakat adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup penampungan air, dan mengubur barang untuk memutus siklus hidup jentik nyamuk. (Galuh Garmabrata)

  • Musim Hujan
  • Liputan6SCTV
  • Liputan6 Siang
  • Demam Berdarah Dengue
  • Program TV News
  • Cimahi
  • DBD
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News5 jam yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News5 jam yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News5 jam yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News7 jam yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News7 jam yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News8 jam yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News8 jam yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News9 jam yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News9 jam yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News10 jam yang lalu