Garuda Jaya Tersungkur! Tirta Bhagasasi Akhiri Puasa Kemenangan di Pekan Penutup

Bola2026-03-01 10:09:15
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 01 Mar 2026, 10:09 WIB
Diterbitkan01 Mar 2026, 10:09 WIB

Medan Falcons Tirta Bhagasasi menutup babak reguler dengan kemenangan 3-1 atas Jakarta Garuda Jaya pada laga yang digelar di GOR Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sabtu (28/2/2026) malam. Hasil ini menjadi satu-satunya kemenangan Tirta Bhagasasi sepanjang musim reguler.

Pertandingan berlangsung dalam empat set dengan skor 32-34, 25-22, 25-17, dan 25-21. Tirta Bhagasasi bangkit setelah kalah dramatis di set pertama dan berhasil membalikkan keadaan hingga memastikan kemenangan 3-1.

Laga ini tidak lagi menentukan posisi kedua tim di klasemen karena Garuda Jaya telah memastikan tiket final four, sementara Tirta Bhagasasi sudah tersingkir. Intensitas pertandingan tetap tinggi sejak awal hingga akhir laga.

Set pertama berlangsung ketat dengan saling susul poin dan delapan kali deuce. Garuda Jaya akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor tipis 34-32.

Memasuki set kedua, Tirta Bhagasasi tampil lebih agresif. Serangan yang lebih efektif membuat mereka mampu memimpin perolehan angka dan menyamakan kedudukan setelah menang 25-22.

Dominasi tim asuhan Ariyanto Joko Sutrisno berlanjut pada set ketiga. Pertahanan rapat dan variasi serangan membuat Tirta Bhagasasi unggul cukup jauh hingga menutup set dengan skor 25-17.

Set keempat menjadi penentuan. Tekanan konsisten yang diberikan Tirta Bhagasasi membuat Garuda Jaya kesulitan mengembangkan permainan dan laga ditutup 25-21 untuk kemenangan 3-1.

Pelatih Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno, menyebut anak asuhnya tampil tanpa beban pada laga terakhir. Ia menilai semangat dan fokus pemain menjadi pembeda dibanding pertandingan sebelumnya.

Sementara itu, pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengakui timnya tetap tampil ngotot meski sudah lolos final four. Ia juga mengapresiasi permainan solid yang ditunjukkan Tirta Bhagasasi.

Kemenangan ini memang tidak mengubah peta persaingan menuju final four, tetapi menjadi modal penting bagi Tirta Bhagasasi untuk melakukan evaluasi dan menatap musim berikutnya dengan optimisme baru.