Momen Penentuan! Detik-detik Jakarta LavAni Kunci Gelar Proliga 2026

Bola2026-04-26 10:09:48
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 26 Apr 2026, 10:09 WIB
Diterbitkan26 Apr 2026, 10:09 WIB

Jakarta LavAni Livin’ Transmedia resmi menjadi juara Proliga 2026 usai mengalahkan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 pada Grand Final leg kedua di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu malam. Kemenangan ini menjadi penutup dramatis perjalanan LavAni menuju gelar juara musim ini.

Momen penentuan terjadi di set keempat ketika LavAni mampu menjaga ketenangan di tengah tekanan tinggi. Keunggulan tipis di poin-poin akhir memastikan kemenangan sekaligus mengunci gelar juara Proliga 2026.

Sejak awal pertandingan, LavAni tampil agresif dengan komposisi pemain terbaik. Kombinasi serangan cepat dan pertahanan solid membuat Bhayangkara Presisi kesulitan mengembangkan permainan di set pertama.

Set pertama berlangsung ketat dengan duel poin yang sengit. LavAni akhirnya mampu mengamankan kemenangan 25-22 berkat efektivitas serangan di momen krusial.

Memasuki set kedua, intensitas pertandingan meningkat. Bhayangkara Presisi mencoba bangkit melalui variasi serangan, namun LavAni tetap mampu menjaga konsistensi permainan dan menutup set dengan skor 25-20.

Tertinggal dua set, Bhayangkara Presisi meningkatkan agresivitas di set ketiga. Strategi tersebut berhasil membawa mereka mencuri kemenangan dengan skor 25-18 dan memperpanjang pertandingan.

Set keempat menjadi klimaks laga. LavAni sempat berada di bawah tekanan setelah kehilangan momentum, sementara Bhayangkara Presisi memanfaatkan situasi untuk unggul lebih dulu.

Namun, mental juara LavAni berbicara. Mereka perlahan mengejar ketertinggalan hingga menyamakan skor dan membawa pertandingan ke fase penentuan yang menegangkan.

Di momen krusial, LavAni tampil lebih tenang dan efektif. Serangan tajam di poin akhir memastikan kemenangan 25-22 sekaligus mengunci gelar juara Proliga 2026.

Gelar ini menjadi bukti kebangkitan LavAni di kancah bola voli nasional. Konsistensi, kerja sama tim, dan kemampuan menghadapi tekanan menjadi kunci utama keberhasilan mereka meraih trofi musim ini.