logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Pemain Diaspora ke Indonesia Demi Timnas? Arya Sinulingga: Pakai Logikanya!

Bolasehari yang lalu
B
OlehBayu Kurniawan Santoso
Diperbaharui 09 Feb 2026, 21:11 WIB
Diterbitkan 09 Feb 2026, 19:02 WIB
Copy Link
Batalkan

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, membantah keras isu yang menyebut kepindahan sejumlah pemain diaspora ke klub Indonesia merupakan skenario federasi agar memudahkan pemanggilan ke Timnas, termasuk untuk ajang AFF. Menurut Arya, anggapan tersebut tidak berdasar dan mengabaikan fakta bahwa transfer pemain sepenuhnya merupakan urusan bisnis antara klub dan pemain, tanpa campur tangan PSSI. "Transfer pemain itu menyangkut uang. Yang membayar pemain adalah klub, bukan PSSI," ujar Arya saat menanggapi isu yang ramai beredar di media sosial. Arya menegaskan, federasi tidak memiliki kewenangan maupun peran dalam proses negosiasi kontrak, nilai gaji, hingga kesepakatan transfer. Semua keputusan berada di tangan klub dan pemain berdasarkan kecocokan nilai ekonomi. "Kalau tidak cocok harga, ya tidak jadi. Kalau cocok, ya jalan. PSSI tidak ikut chip-in, dan memang tidak ada praktik federasi membayar pemain untuk klub di mana pun," jelasnya. Ia juga menilai narasi yang mengaitkan kepindahan pemain diaspora ke Liga Indonesia sebagai skenario menuju ajang AFF terlalu dipaksakan dan tidak menggunakan logika sederhana. Menurut Arya, pemain tentu memiliki pertimbangan profesional, termasuk nilai kontrak dan kondisi klub, sebelum mengambil keputusan. "Lucu kalau dibilang ini skenario PSSI. Emang PSSI bisa nyuruh klub bayar pemain? Klub punya pertimbangan sendiri," katanya. Arya menambahkan, PSSI tidak menggaji pemain dan tidak memiliki kepentingan langsung dalam urusan transfer domestik. Federasi baru berperan ketika pemain tersebut dipanggil membela Timnas Indonesia dalam agenda resmi. Menutup pernyataannya, Arya berharap diskursus publik soal sepak bola nasional dibangun dengan dasar logika dan pemahaman yang tepat agar tidak menyesatkan opini masyarakat. "Silakan berpendapat, tapi yang cerdas. Jangan sampai logikanya justru merugikan diri sendiri," tutup Arya.

  • Timnas Indonesia
  • BRI Super League
  • BRI Super League 2025/2026
  • berita video
  • Video Bola.com
  • news05:00
    Resmi! Legenda Persib Vladimir Vujovic Jadi Pelatih BG Pathum United
    Bola24 menit yang lalu
  • news02:06
    Dibantai China 0-7, PSSI Tegaskan Timnas Indonesia U-17 Masih Berproses
    Bolasehari yang lalu
  • news05:00
    Timnas Indonesia Dipastikan Hadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series Nanti
    Bolasehari yang lalu
  • news05:00
    Panas! Mauricio Souza Singgung Sikap Sok Jagoan Pelatih Arema FC Usai Persija Kalah
    Bolasehari yang lalu
  • news03:26
    Megawati Cs Terlalu Perkasa! Medan Falcons Dilumat 3-0, Tiket Final Four Aman di Genggaman
    Bolasehari yang lalu
  • news03:42
    7 Laga Tanpa Kalah! Jakarta LavAni Hancurkan Garuda Jaya, Kokoh di Puncak Proliga 2026
    Bolasehari yang lalu
  • news05:00
    Tekanan Jakarta Livin Mandiri Tak Terbendung! Gresik Phonska Gagal Bangkit di Laga Krusial
    Bolasehari yang lalu
  • news03:42
    Momen Nova Arianto dan Pemain Timnas Indonesia U-17 Meminta Maaf ke Suporter usai Dibantai China
    Bolasehari yang lalu
  • news06:16
    Nova Arianto Sampai Geleng-geleng Kepala saat Timnas Indonesia U-17 Dibantai Timnas China U-17
    Bolasehari yang lalu
  • news03:52
    Digebuk Timnas China 0-7, Nova Arianto Ungkap Timnas Indonesia U-17 Kekurangan Pemain
    Bolasehari yang lalu