logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Megawati Cs Terlalu Perkasa! Medan Falcons Dilumat 3-0, Tiket Final Four Aman di Genggaman

Bolasejam yang lalu
M
OlehMuhammad Daffa Satrio
Diperbaharui 09 Feb 2026, 14:27 WIB
Diterbitkan 09 Feb 2026, 14:19 WIB
Copy Link
Batalkan

Jakarta Pertamina Enduro (JPE) memastikan tiket Final Four Proliga 2026 setelah mengalahkan Medan Falcons 3-0 pada laga penutup seri kedua putaran kedua di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (8/2/2026) malam. Kemenangan ini sekaligus mengantar juara bertahan merebut puncak klasemen. Hasil tersebut juga melengkapi kesuksesan JPE menyapu bersih dua pertandingan kandang di Malang. Sebelumnya, JPE menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor identik 3-0 pada laga pembuka seri. Meski menang straight set, Medan Falcons memberi perlawanan sengit pada set pertama. Tim muda Falcons tampil tanpa beban dan mampu memaksa duel berjalan ketat hingga tiga kali deuce. Kematangan setter Tisya Amallya dalam mengatur tempo serangan menjadi pembeda. JPE akhirnya mengamankan set pertama dengan skor dramatis 28-26. Memasuki set kedua, pertandingan sempat berjalan seimbang hingga kedudukan 6-6. Falcons mencoba menekan lewat pemain asing Vi Thi Nhu Quynh sebelum JPE mulai menemukan ritme permainan terbaik. Blok solid Nurlaili dan Shindy Sasgia membuat pertahanan JPE semakin kokoh. Dominasi juara bertahan pun tak terbendung hingga menutup set kedua dengan kemenangan meyakinkan 25-15. Kehilangan dua set membuat mental Medan Falcons menurun. Sebaliknya, Megawati Hangestri semakin menunjukkan kelasnya dengan spike-spike tajam yang sulit dibendung. Kerja sama apik Wilma Salas dan Iana Shcherban membuat JPE mengontrol penuh jalannya set ketiga. JPE kembali menang 25-15 untuk memastikan kemenangan telak 3-0. Pelatih JPE Bullent Karslioglu mengaku puas dengan performa timnya di Malang. Ia menegaskan fokus berikutnya adalah menyiapkan tim menghadapi babak Final Four. Manajer tim Widi Triyoso menambahkan JPE kini mencatat rekor lima kemenangan beruntun dengan skor 3-0. Catatan impresif ini menjadi modal kuat bagi JPE untuk mempertahankan gelar Proliga musim ini.

  • Proliga 2026
  • Jakarta Pertamina Enduro
  • Medan Falcons Tirta Bhagasasi
  • Video Bola.com
  • berita video
  • news03:42
    7 Laga Tanpa Kalah! Jakarta LavAni Hancurkan Garuda Jaya, Kokoh di Puncak Proliga 2026
    Bola2 jam yang lalu
  • news05:00
    Tekanan Jakarta Livin Mandiri Tak Terbendung! Gresik Phonska Gagal Bangkit di Laga Krusial
    Bola2 jam yang lalu
  • news03:42
    Momen Nova Arianto dan Pemain Timnas Indonesia U-17 Meminta Maaf ke Suporter usai Dibantai China
    Bola3 jam yang lalu
  • news06:16
    Nova Arianto Sampai Geleng-geleng Kepala saat Timnas Indonesia U-17 Dibantai Timnas China U-17
    Bola4 jam yang lalu
  • news03:52
    Digebuk Timnas China 0-7, Nova Arianto Ungkap Timnas Indonesia U-17 Kekurangan Pemain
    Bola6 jam yang lalu
  • news05:00
    Usai Kalah, Pelatih Persija Jakarta Soroti Adaptasi Pemain Baru dan Absennya Pilar Utama
    Bola6 jam yang lalu
  • news01:26
    Komentar Nova Arianto Setelah Timnas Indonesia U-17 Kalah Telak 0-7 dari Timnas China U-17
    Bola7 jam yang lalu
  • news05:00
    Pelatih Arema FC Buka Suara soal Keributan dengan Mauricio Souza
    Bola7 jam yang lalu
  • news05:00
    Mauricio Souza Ungkap Biang Kerok Kekalahan Persija dari Arema FC
    Bola7 jam yang lalu
  • news07:26
    Dari Tegang hingga Penuh Semangat, Ini Ragam Ekspresi Hector Souto di Final
    Bolasehari yang lalu