Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan M. Shohibul Fikri, menatap Indonesia Masters 2026 dengan target tinggi. Keduanya bertekad meraih gelar juara di hadapan publik sendiri di Istora Senayan. Fajar menegaskan bahwa target juara bukan hanya berlaku di Indonesia Masters, melainkan di setiap turnamen yang mereka ikuti. Namun, bermain sebagai tuan rumah memberikan motivasi tambahan bagi pasangan ini. "Target itu pasti selalu ada, bukan hanya di Indonesia Masters, tapi di semua kejuaraan. PBSI juga menargetkan kami untuk bisa juara di sini karena kami bermain di rumah sendiri," ujar Fajar. Ia mengakui Indonesia Masters memiliki makna spesial baginya. Fajar terakhir kali merasakan gelar juara di Istora Senayan pada 2023. Artinya, sudah tiga tahun ia puasa gelar di turnamen yang digelar di Jakarta tersebut. "Sudah cukup lama saya tidak juara di Istora. Terakhir 2023, sekarang saya ingin bersama Fikri bisa juara di sini," lanjutnya. Dari sisi persiapan, Fajar menyebut arahan pelatih juga sejalan dengan target pribadi mereka. Tim pelatih berharap Fajar/Fikri mampu tampil maksimal dan membawa pulang gelar juara di turnamen kandang. Terkait kemungkinan bertemu sesama wakil Indonesia, yakni Bagas Maulana dan Leo Rolly Carnando, Fajar menilai situasi tersebut memiliki dua sisi. Di satu sisi, ada keuntungan karena Indonesia dipastikan meloloskan wakil ke babak berikutnya. Namun di sisi lain, salah satu pasangan harus tersingkir. "Kalau bertemu teman sendiri pasti ada yang diuntungkan dan dirugikan. Tapi positifnya, Indonesia sudah pasti punya wakil di delapan besar," kata Fajar. Menurutnya, menghadapi pasangan sesama Indonesia bukan hal baru. Intensitas latihan bersama membuat masing-masing pasangan sudah saling memahami kelebihan dan kekurangan. "Kami sudah sering latihan bareng, sudah tahu pola main masing-masing. Di lapangan, siapa pun pasti ingin menang. Kami ingin kerja sama dengan baik dan fokus meraih kemenangan," tutup Fajar. Indonesia Masters 2026 menjadi ajang penting bagi sektor ganda putra Indonesia untuk kembali mengukuhkan dominasi di kandang sendiri, sekaligus menjaga konsistensi prestasi di level turnamen BWF.
27:14
02:22
02:08
05:22
05:01
03:25
02:14
03:29
05:47
02:32