logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

Drama Final Piala Afrika, Senegal Juara Usai Ricuh Lawan Maroko

Bola20 Januari 2026
B
OlehBayu Kurniawan Santoso
Diperbaharui 20 Jan 2026, 16:51 WIB
Diterbitkan 20 Jan 2026, 16:49 WIB
Copy Link
Batalkan

Timnas Senegal menjadi juara Piala Afrika setelah mengalahkan tuan rumah Maroko dalam laga final yang sarat drama dan kontroversi, Senin (19/1/2026) dini hari. Pertandingan sempat terhenti akibat kericuhan sebelum Senegal memastikan kemenangan di babak extra time. Laga di Stadion Prince Moulay Abdellah nyaris berakhir ricuh setelah wasit memberikan penalti untuk Maroko di masa injury time, tak lama setelah gol Senegal dianulir. Situasi memanas ketika sejumlah suporter mencoba memasuki lapangan, memicu keributan di pinggir lapangan. Pelatih Senegal, Pape Thiaw, sempat membawa para pemainnya meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Pertandingan tertunda sekitar 14 menit sebelum akhirnya dilanjutkan. Dalam situasi krusial tersebut, peran Sadio Mane menjadi sorotan. Meski tidak mencetak gol, Mane disebut sebagai sosok yang menggerakkan rekan-rekannya untuk kembali ke lapangan dan menyelesaikan pertandingan. "Kami tidak ingin sepak bola Afrika mendapat citra negatif. Afrika tidak pantas mendapatkan itu," ujar Mane. Ia menegaskan sepak bola Afrika telah berkembang pesat dan layak dihormati di mata dunia. Keputusan kembali ke lapangan terbukti tepat. Penalti Maroko yang dieksekusi Brahim Diaz berhasil digagalkan kiper Senegal, Edouard Mendy, yang tampil gemilang sepanjang laga. Pertandingan kemudian berlanjut ke babak extra time. Gol penentu kemenangan Senegal dicetak Pape Gueye pada menit keempat extra time melalui tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Maroko. Kapten Senegal, Kalidou Koulibaly, mengakui timnya sempat merasa diperlakukan tidak adil, namun memilih tetap fokus menyelesaikan pertandingan. "Kami mencoba bermain dan akhirnya mencetak gol. Kami sangat bahagia," katanya. Gelar ini menjadi trofi Piala Afrika kedua bagi Sadio Mane sepanjang kariernya. Penyerang berusia 33 tahun itu sebelumnya menyatakan turnamen ini akan menjadi Piala Afrika terakhirnya, meski pelatih Pape Thiaw berharap Mane mempertimbangkan kembali keputusannya. Meski stadion berkapasitas 69.500 penonton itu hampir kosong di akhir laga, sekelompok kecil suporter Senegal tetap bertahan menyaksikan Mane mengangkat trofi, sekaligus memicu perayaan besar di Dakar.

  • Sadio Mane
  • Piala Afrika
  • piala afrika 2026
  • Kalidou Kouliably
  • Maroko
  • berita video
  • Video Bola.com
  • news02:06
    Dibantai China 0-7, PSSI Tegaskan Timnas Indonesia U-17 Masih Berproses
    Bola18 jam yang lalu
  • news05:00
    Pemain Diaspora ke Indonesia Demi Timnas? Arya Sinulingga: Pakai Logikanya!
    Bola19 jam yang lalu
  • news05:00
    Timnas Indonesia Dipastikan Hadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series Nanti
    Bola19 jam yang lalu
  • news05:00
    Panas! Mauricio Souza Singgung Sikap Sok Jagoan Pelatih Arema FC Usai Persija Kalah
    Bola21 jam yang lalu
  • news03:26
    Megawati Cs Terlalu Perkasa! Medan Falcons Dilumat 3-0, Tiket Final Four Aman di Genggaman
    Bolasehari yang lalu
  • news03:42
    7 Laga Tanpa Kalah! Jakarta LavAni Hancurkan Garuda Jaya, Kokoh di Puncak Proliga 2026
    Bolasehari yang lalu
  • news05:00
    Tekanan Jakarta Livin Mandiri Tak Terbendung! Gresik Phonska Gagal Bangkit di Laga Krusial
    Bolasehari yang lalu
  • news03:42
    Momen Nova Arianto dan Pemain Timnas Indonesia U-17 Meminta Maaf ke Suporter usai Dibantai China
    Bolasehari yang lalu
  • news06:16
    Nova Arianto Sampai Geleng-geleng Kepala saat Timnas Indonesia U-17 Dibantai Timnas China U-17
    Bolasehari yang lalu
  • news03:52
    Digebuk Timnas China 0-7, Nova Arianto Ungkap Timnas Indonesia U-17 Kekurangan Pemain
    Bolasehari yang lalu