Chelsea resmi memulai era baru dengan menunjuk Liam Rosenior sebagai manajer kepala. Pelatih asal Inggris itu dikontrak jangka panjang selama enam tahun, atau hingga 2032, setelah memutuskan berpisah dengan Strasbourg. Keputusan ini menegaskan keseriusan manajemen Chelsea dalam membangun proyek jangka panjang. Rosenior dinilai sebagai sosok yang mampu mengembangkan tim dengan identitas permainan jelas, sekaligus menjaga standar profesionalisme tinggi di dalam dan luar lapangan. Nama Rosenior mencuri perhatian setelah membawa Strasbourg tampil kompetitif di Ligue 1 musim lalu. Klub tersebut sukses finis di posisi ketujuh dan mengamankan tiket ke kompetisi Eropa, pencapaian yang dianggap melampaui ekspektasi. Chelsea menilai pendekatan permainan menyerang Rosenior selaras dengan filosofi klub. Fokus pengembangan pemain muda tetap menjadi prioritas, namun ambisi untuk bersaing di level tertinggi tidak akan diturunkan. Penunjukan Rosenior juga memiliki nilai historis. Ia menjadi pelatih kulit hitam kedua yang menangani Chelsea setelah Ruud Gullit, yang sebelumnya mencatatkan sejarah bersama The Blues pada era 1990-an. Meski belum memiliki pengalaman sebagai manajer utama di Premier League, rekam jejak Rosenior dinilai menjanjikan. Ia pernah bekerja sebagai asisten pelatih di Derby County, di mana Wayne Rooney memuji etos kerja dan ketelitiannya dalam mempersiapkan tim. Chelsea sebelumnya berpisah dengan Enzo Maresca setelah 18 bulan masa kepemimpinan. Kini, klub berharap Rosenior mampu membawa stabilitas, identitas permainan, serta fondasi kuat untuk mengembalikan Chelsea ke papan atas sepak bola Inggris dan Eropa.
01:53
05:00
05:00
05:00
05:00
02:17
02:51
26:05
02:15
01:51