Indonesian Basketball League (IBL) menghadirkan terobosan baru pada musim 2026 dengan mengubah format pertandingan semifinal dan final. Jika sebelumnya fase krusial tersebut menggunakan sistem best of three, kini IBL resmi menerapkan format best of five. Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, mengungkapkan bahwa perubahan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas persaingan dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, tren pertandingan yang berlangsung ketat menjadi indikator bahwa jumlah laga di fase penentuan sudah layak untuk ditambah. "Dalam beberapa musim terakhir, kami melihat mayoritas semifinal dan final harus ditentukan sampai laga terakhir. Artinya, tingkat persaingan sangat seimbang dan kualitas pertandingannya tinggi," ujar Junas di Jakarta, Selasa. IBL mencatat, selama tiga musim terakhir, banyak duel playoff yang berjalan hingga partai penentuan. Kondisi tersebut mencerminkan kekuatan tim yang relatif merata, sehingga satu pertandingan tambahan dinilai dapat menghadirkan keadilan kompetitif sekaligus tontonan yang lebih menarik. Selain faktor teknis di lapangan, aspek antusiasme penonton juga menjadi pertimbangan utama. Junas menyebut laga semifinal dan final selalu mendapatkan respons positif dari publik, dengan tingkat keterisian arena yang konsisten tinggi di berbagai kota penyelenggara. Penambahan jumlah pertandingan diyakini akan memberi dampak langsung bagi klub, terutama dalam membangun atmosfer pertandingan dan meningkatkan potensi pemasukan dari penjualan tiket. Dengan lebih banyak laga kandang, klub memiliki ruang lebih besar untuk memperkuat ikatan dengan basis penggemar mereka. "Kalau respons penonton bagus dan arena penuh, tentu penambahan laga bisa memberi dampak positif, baik secara atmosfer maupun pendapatan untuk klub," jelas Junas, yang telah memimpin IBL sejak 2019. Tak berhenti sampai di situ, IBL juga membuka peluang untuk pengembangan format yang lebih panjang di masa depan. Junas menyebut sistem best of seven seperti yang diterapkan di NBA bukan hal yang mustahil untuk diadopsi, apabila tren kompetitif dan minat penonton terus meningkat. Kemungkinan tersebut dapat direalisasikan mulai musim 2027 dan seterusnya, seiring visi liga untuk memperkuat ekosistem bola basket nasional melalui kompetisi yang semakin menarik, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi bagi klub serta kota tuan rumah. Untuk musim 2026, IBL memastikan penggemar akan disuguhkan total 110 pertandingan pada fase musim reguler yang melibatkan 11 klub peserta. Selain itu, terdapat 12 laga playoff, 10 pertandingan semifinal, serta maksimal lima laga final yang dimainkan dengan format best of five. Format best of five berarti satu tim harus meraih tiga kemenangan untuk memastikan kelolosan atau gelar juara. Apabila target tersebut tercapai sebelum lima laga dimainkan, maka sisa pertandingan tidak akan dilanjutkan. Dengan perubahan ini, IBL GoPay 2026 diharapkan menghadirkan kompetisi yang lebih kompetitif, sarat drama, dan semakin memanjakan pencinta bola basket Tanah Air.
01:53
02:30
05:00
05:00
05:00
02:17
02:51
26:05
02:15
01:51