Pelatih Bali United Johnny Jansen angkat bicara terkait ramainya pemberitaan yang mengutip komentarnya di media asal Belanda mengenai perekrutan pemain di Indonesia. Jansen menegaskan bahwa pernyataannya tidak dimaksudkan sebagai kritik, melainkan sebagai bentuk kepedulian untuk mendorong proses yang lebih baik. Pelatih asal Belanda itu menyayangkan adanya sejumlah akun media sosial dan pihak tertentu yang dinilainya memotong pernyataannya secara sepihak. Menurutnya, pengambilan komentar tanpa konteks utuh dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik. Johnny Jansen menegaskan dirinya datang ke Indonesia bukan untuk mengubah sepak bola nasional. Ia menyebut tugas utamanya sebagai pelatih adalah membantu tim berkembang dan membuat apa yang sudah ada menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Ia juga menekankan bahwa proses pembinaan di Bali United berjalan dengan komunikasi yang sehat. Para pemain dinilainya mau mendengarkan, berdiskusi, dan terbuka terhadap masukan yang kemudian diterapkan di lapangan latihan maupun pertandingan. Dalam proses tersebut, Jansen menyadari hasil tidak selalu sama. Ada kalanya pendekatan yang diterapkan membuat permainan tim menjadi lebih baik, namun di situasi lain diperlukan cara berbeda sesuai kebutuhan dan kondisi pertandingan. Terkait perekrutan pemain, Jansen berharap proses seleksi tidak dilakukan secara instan. Ia menilai evaluasi pemain idealnya dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan tayangan video, agar keputusan yang diambil benar-benar tepat bagi kebutuhan tim. Jansen juga menegaskan rasa hormatnya yang tinggi kepada Bali United sebagai klub. Ia menyebut selalu menjaga hubungan baik dengan pemilik klub, direktur teknik, manajemen, serta seluruh pihak yang terlibat dalam operasional tim. Selain itu, Jansen mengaku telah berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk media. Ia berharap ke depan pernyataannya dapat disampaikan secara utuh agar pesan yang ingin disampaikan tidak disalahartikan dan tetap sesuai dengan konteks aslinya.
01:53
02:30
05:00
05:00
05:00
05:00
02:17
02:51
26:05
02:15