VIDEO: Anak di Magetan Aniaya Ibu Kandungnya
Hanya karena terlambat menyalakan obat nyamuk bakar, seorang pria berinisial AW warga Desa Terung, Magetan, Jawa Timur, tega menganiaya ibu kandung. Kemudian, ibu kandung yang juga sebagai korban, langsung melaporkan ke polisi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam maksimal 10 tahun penjara. Berikut dilansir pada Fokus, (15/2/2021).
Dengan tangan diborgol, AW warga Desa Terung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, digelandang ke Kantor Polisi Resor Magetan. Pria (32) ini ditangkap, karena dilaporkan telah menganiaya ibu kandungnya sendiri hingga babak belur.
Kini di sel tahanan kantor polisi hanya penyesalan yang dirasakan pria pengangguran yang setiap harinya suka mabuk minuman keras ini. Dalam pemeriksaan polisi, tersangka tega menganiaya Tasmina (58), ibunya hanya karena masalah sepele, seperti terlambat menyalakan obat nyamuk bakar. Sejumlah barang bukti, berupa potongan kursi, jam dinding dan gantungan pakaian yang dipakai memukul ibunya disita polisi.
“Ibu dan anak, pelaku adalah anak dari korban itu sendiri, anak kandung, barang bukti yang kita amankan sejauh ini alat yang digunakan kemoceng, baju, kursi, yang digunakan untuk memukul ibu kandungnya sendiri, sejauh ini, dia kalau dipengaruhi minuman keras, karena dia sering minum-minuman keras, tapi yang hari ini sudah sangat parah, maka ibunya datang melapor kepada kami,” terang AKP Ryan Wira Raja, Kasat Reskrim Polres Magetan.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijebloskan ke ruang tahanan. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 44 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 tahun 2004, tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.
19:26Fokus : Kapal Nelayan di Jember Karam Diterjang Ombak saat Hendak Memasuki Pelabuhan2026-01-29 23:25:46
56:17Fokus Pagi : Jemur Kasur, Wanita di Tambora Jakbar Jatuh dari Lantai 3 Rumah2026-01-29 23:15:44
22:13Fokus : Banjir Berlarut-larut Melanda Perumahan di Kab. Bekasi2026-01-28 23:25:23
56:57Fokus Pagi : Kobaran Api di Pabrik Sandal di Medan, Banyak Bahan Baku Mudah Terbakar2026-01-28 21:40:30
19:26Fokus : Duka Keluarga Menanti Kabar Korban Longsor di Cisarua2026-01-27 23:23:38
58:50Fokus Pagi : Angin Kencang di Cilincing Jakut Rusak Puluhan Rumah, Wanita Lansia Terluka2026-01-27 22:11:51
39:11Fokus : Ancaman Longsor di Pasirlangu Hambat Pencarian Korban2026-01-26 23:50:14
01:05:09Fokus Pagi : Angin Kencang di Purbalingga Sebabkan Pohon Tumbang, Timpa Pemotor2026-01-26 22:13:51
18:42Fokus : Angin Kencang Hantam Atap Sekolah di Sukabumi2026-01-25 21:50:37
01:00:03Fokus Pagi : Longsor Terjang Permukiman di Kawasan Pasirlangu, Tiga Korban Ditemukan2026-01-25 15:39:50
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5488070/original/068200600_1769703802-fokus-290126-505630.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5488068/original/030048300_1769703230-fokus-pagi-290126-fad8f6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5486836/original/027097700_1769612070-fokus-280126-ce606f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5486827/original/018484400_1769611145-fokus-pagi-280126-aba427.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5485757/original/071463900_1769530905-fokus-siang-27-01-26-49e8ba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5485723/original/052131200_1769526597-fokus-27-01-26-5cc2d9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5484535/original/073685700_1769442723-fokus-260126-44a8bd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5484526/original/020860100_1769440331-fokus-260126-327a26.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5483262/original/003069300_1769351160-fokus-250125-bceaf0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5483115/original/028939600_1769330298-fokus-pagi-250125-fe740e.jpg)