:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/thumbnails/3296045/original/074918500_1605327245-ets2_hq_ETS268fb7984604647af_640x360-00013.jpg)
VIDEO: Dua Cawali Kota Surabaya Blusukan Dekati Warga
Kedua Calon Wali Kota Surabaya terus mendekatkan d...Selanjutnya
Kedua Calon Wali Kota Surabaya terus mendekatkan diri ke masyarakat, seiring dekatnya jadwal pilkada serentak 9 Desember mendatang.
Cawali Surabaya Nomor Urut 1 Eri Cahyadi berkampanye blusukan ke pasar tradisional. Sedangkan Cawali Surabaya Nomor Urut 2, Machfud Arifin ziarah ke makam orangtua dan juga Pak Tjip, sesepuh PDI Perjuangan Jawa Timur. Berikut video pemberitaannya pada Liputan6, 12 November 2020.
Berbusana ala Pejuang Kemerdekaan, Cawali Surabaya Nomor Urut 1, Eri Cahyadi bersama pendukungnya, menyapa warga yang dijumpai, dengan blusukan ke Pasar Tradisional Kalisari.
Selain menyapa pedagang, Eri Cahyadi ingin mengetahui kondisi pasar dan perekonomian pedagang selama pandemi Covid-19. Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini, mengajak para pedagang tetap mematuhi protokol kesehatan. Dirinya berjanji jika terpilih akan meningkatkan fasilitas pasar tradisional.
"Pasar sepi itu ada pemeriksaan dari teman-teman pemerintah kota, pemerintah kota tidak akan mungkin melakukan pemeriksaan, kalau di sini pun juga physical distancing-nya dijaga, siapa yang menjaga? pedagangnya, sama pemilik pasarnya. Kalau orang itu terbiasa memakai masker, menjaga Kota Surabaya ini harus bersama tidak bisa sendiri," kata Eri Cahyadi, Cawali No Urut 1.
Sedangkan Cawali Nomor Urut 2, Machfud Arifin berziarah ke makam orang tuanya, juga ke makam tokoh demokrasi yang juga mantan Sekjen PDI Perjuangan, Soetjipto Soedjono, atau lebih dikenal dengan nama Pak Tjip, di TPU Keputih Sukolilo Surabaya.
Mantan Kapolda Jatim ini berharap, generasi muda tidak melupakan fakta sejarah, dan menghormati serta meneladani para pemimpin bangsa yang telah tiada.
"Memang diajarkan, jangan lupakan pada sejarah pendiri-pendiri bangsa, dan kita generasi penerus itu harus mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya, bagaimana berjuang untuk bagaimana Indonesia ini tambah maju," tutur Machfud Arifin, Cawali No Urut 2.
Berziarah ke makam leluhur adalah tradisi bangsa yang baik dan harus dilestarikan. Dengan berziarah, seseorang bisa mengenang kebaikan dan perjuangan para pendahulunya, sehingga bisa meneladani dalam kehidupan saat ini.
RingkasanVideo Terkait
-
01:34
VIDEO: Tulisan Curhat Hiasi Belakang Motor Pemudik Bikin Senyum
TV 13 jam yang lalu -
01:14
VIDEO: Pemudik Sepeda Motor Padati Jalan Raya Kalimalang
TV 13 jam yang lalu
-
01:17
Orang Tua Arra Si Anak Viral Pilih Berhenti Dari Sosmed, Buntut Konten Hinyai Dan Bau Ketek
Hiburan 10 jam yang lalu -
03:30
Keinginan Mulia Betrand Putra Onsu Di Usia 20 Tahun
Hiburan 10 jam yang lalu -
06:59
Betrand Putra Onsu Ternyata Dulu Sebandel Ini, Opanya Sampai Gak Bisa Berkata-Kata
Hiburan 10 jam yang lalu -
00:00
VIDEO: 3 Pemain Timnas Indonesia yang Tampil Ciamik saat Hadapi Bahrain, Bisa Jadi Senjata Baru!
Sepak Bola 14 jam yang lalu -
01:08
VIDEO:One Way Diberlakukan, Kepadatan Masih Terjadi di Tol Cipali
Nasional 16 jam yang lalu -
04:34
VIDEO: TNI AL Gelar Mudik Gratis Naik Kapal Perang KRI Banjarmasin-952
Nasional 17 jam yang lalu -
02:02
Mengenal Fenomena INCEL dari Series Netflix Adolescence: Sosial & Kontroversial
Lifestyle 17 jam yang lalu -
03:11
Ayu Ting TIing Bagi-Bagi THR, Syaratnya Harus Mau....
Hiburan 17 jam yang lalu -
02:24
VIDEO: Momen-Momen Mencekam Serangan Israel di Pedesaan Suriah Selatan
Internasional 17 jam yang lalu -
03:00
Nikita Mirzani Akan Rayakan Idul Fitri 2025 Di Balik Sel, Masa Tahanan Diperpanjang 40 Hari
Hiburan 18 jam yang lalu -
01:30
Potret Wulan Guritno Tampil Elegan di Gala Premiere Norma: Antara Mertua dan Menantu
Lifestyle 18 jam yang lalu -
01:30
6 Inspirasi Baju Lebaran dengan Material Brokat ala Erina Gudono yang Hadirkan Kesan Manis
Lifestyle 18 jam yang lalu -
24:22
Fokus : Banjir di Permukiman di Morowali Utara, Ribuan Jiwa Terdampak
TV 19 jam yang lalu -
00:00
VIDEO Journal: Cashless Boleh, tapi Tolak Uang Tunai bisa Kena Sanksi
Nasional 19 jam yang lalu