logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Langkah Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti Terhenti di Perempat Final Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020

News28 Juli 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 02:09 WIB
Diterbitkan 28 Jul 2021, 18:03 WIB
Copy Link
Batalkan

- Praveen Jordan / Melati DaevaOktavianti belum berhasil lolos ke babak semifinal di cabang olahraga bulutangkis ganda campuran Olimpiade Tokyo 2020. Pasangan Indonesia itu terhenti di babak perempat final setelah kalah dua gim langsung dari wakil dari Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti kesulitan untuk mengejar perolehan poin pasangan Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, pada gim pertama. Praveen / Melati bahkan sempat tertinggal cukup jauh dengan skor 5-11. Praveen / Melati mencoba untuk bangkit pada gim kedua. Skor sempat imbang 14-14. Namun, pasangan lawan berhasil menjauh lagi dan akhirnya menyudahi gim kedua dengan skor 21-17. Skenario hampir serupa terjadi pada gim kedua. Zheng Siwei / Huang Yaqiong bisa unggul cukup jauh 7-3 atas ganda campuran Indonesia. Praveen / Melatih bisa meraih poin hingga skor menjadi 12-15. Akan tetapi, mereka kembali harus mengakui keunggulan pemain lawan. Alhasil, gim kedua diakhiri Zheng Siwei / Huang Yaqiong dengan skor 21-15. Gim tersebut bisa diselesaikan Zheng / Huang dalam waktu 17 menit. Kekalahan tersebut membuat perjuangan Praveen Jordan / Melati DaevaOktavianti di Olimpiade Tokyo 2020 terhenti. Kini, Indonesia masih memiliki harapan di nomor tunggal putra dan putri (Anthony Ginting, Jonatan Christie, dan Gregoria Mariska Tunjung), serta ganda putra (Marcus Gideon / Kevin Sanjaya dan Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan), hingga berita ini diturunkan. Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa pembaca Bola.com saksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streamingnya dengan mengklik tautan ini.

  • Olimpiade
  • berita video
  • SportBites
  • Bulutangkis
  • Olimpiade Tokyo 2020
  • Praveen Jordan
  • Olimpiade Tokyo
  • Melati Daeva Oktavianti
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News12 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    Newssehari yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    Newssehari yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    Newssehari yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    Newssehari yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    Newssehari yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    Newssehari yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    Newssehari yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    Newssehari yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    Newssehari yang lalu