logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Balita di Bojonegoro Terkena Kanker Ginjal Sejak Usia 3 Bulan, Butuh Uluran Tangan

News18 Juni 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 11:36 WIB
Diterbitkan 18 Jun 2021, 01:50 WIB
Copy Link
Batalkan

Seorang balita usia 1 tahun, Hafiz hanya bisa menangis menahan rasa sakit di perutnya karena menderita kanker ginjal sejak berumur 3 bulan. Pengobatan yang dilakukan orang tua untuk Hafiz terhenti lantaran tidak ada biaya. Orang tua Hafiz berharap bantuan dari para dermawan atau pemerintah agar anaknya sehat kembali seperti anak normal lainnya. Hafiz Ramadhan Alfarezy balita berusia 1 tahun 1 bulan ini, hanya bisa diam di atas gendongan ibunya. Sesekali ia mengerang dan menangis menahan sakit di perutnya yang membesar. Hafiz, anak pasangan Ali Gufron dan Marfuah, warga Dusun Tlogo, Desa Teleng, Bojonegoro ini didiagnosa menderita kanker ginjal oleh dokter RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro, saat masih berumur 3 bulan. Hafiz lahir dan tumbuh normal seperti balita pada umumnya. Suatu hari sakit demam dan dibawa berobat ke Puskesmas, namun tak kunjung sembuh. Kemudian dirujuk ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro, hingga dirujuk ke Rumah Sakit Dr Soetomo di Surabaya, dengan bantuan kartu BPJS KIS. Namun proses pengobatan terpaksa berhenti, karena kesehatan Hafiz, serta tidak ada biaya. Berikut seperti dilansir pada Liputan6, (15/6/2021). "Hafiz ini sakit tumor ganas sejak usia 4 bulan, untuk masalah pengobatan, mengingat dari keluarga ini tergolong keluarga tidak mampu, kemungkinan hanya lewat KIS, jadi untuk pengobatannya ini belum maksimal, dan kami dari Pemerintahan Desa Teleng berupaya untuk mencarikan bantuan-bantuan supaya bisa terjamin untuk pengobatannya," terang Edi Suyitno, Kepala Dusun Tlogo. Kini, meskipun mengantongi Kartu Indonesia Sehat, namun karena tidak ada biaya, Hafiz dirawat seadanya di rumah neneknya, di Dusun Tlogo, Desa Teleng. Orang tua Hafiz, Ali Gufron sehari-hari bekerja kuli serabutan, sedangkan Marfuah bekerja buruh pabrik. Mereka berharap bantuan para dermawan maupun pemerintah, agar anaknya bisa sembuh dan sehat kembal, seperti anak normal lainnya.

  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Bojonegoro
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Kanker Ginjal
  • SCTV Biro Surabaya
  • desa teleng
  • Balita 1 Tahun
  • news05:00
    Menkeu Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Ditjen Pajak, Perintahkan Jangan Takut
    News3 hari yang lalu
  • news03:21
    Emas, Duit hingga Tas Mewah LV, Deretan Barang Pejabat Bea Cukai Tersangka KPK
    News3 hari yang lalu
  • news06:41
    KPK: Pegawai Bea Cukai Tersangka Terima Jatah Rp7 Miliar/Bulan Loloskan Impor Barang KW
    News3 hari yang lalu
  • news04:05
    KPK OTT Hakim PN Depok, Ketua Hingga Juru Sita Diamankan
    News3 hari yang lalu
  • news03:08
    Sangar! Singapura Pamer Wajah Baru Perang Udara
    News3 hari yang lalu
  • news06:26
    KPK Tetapkan 6 Tersangka Korupsi di Lingkungan Bea Cukai | Gempa Bumi M 6,4 di Pacitan
    News3 hari yang lalu
  • news05:00
    Gerindra Blak-blakan Banjir Dukungan Parpol, Jokowi Untuk Prabowo 2 Periode: Ini Berawal dari...
    News3 hari yang lalu
  • news02:31
    Menkeu Purbaya Blak-blakan Kasus Korupsi Pejabat Bea Cukai: Saya Akan Dampingi!
    News3 hari yang lalu
  • news01:28
    Cara Kerja AI Hasilkan Video Realistis yang Bisa "Mengecoh" Penontonnya
    News3 hari yang lalu
  • news07:13
    Prabowo Blak-blakan Depan PM Australia Anthony, Singgung Musuh: Kita Tidak Ingin Punya!
    News3 hari yang lalu