logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Wisata Religi di Tuban, Masjid Perut Bumi

News15 April 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 03:32 WIB
Diterbitkan 15 Apr 2021, 20:13 WIB
Copy Link
Batalkan

Sebuah masjid di Tuban selalu menjadi destinasi wisata religi, karena keunikannya yang dibangun dalam goa bawah tanah. Ialah Masjid Aschabul Kahfi, masjid yang dibangun pada tahun 2002 oleh H.Subkhan ini dulunya merupakan tempat pembuangan sampah. Kini masjid perut bumi ini menjadi destinasi wajib wisata religi di Tuban. Dalam sehari pengunjung yang datang bisa sampai 30 bus dari berbagai daerah. Berikut kita simak pemberitaannya pada Liputan6, (14/4/2021). Bagi pecinta wisata religi, mungkin sudah tidak asing lagi mendengar nama Masjid Aschabul Kahfi perut bumi. Masjid yang berlokasi di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ini selalu ramai menjadi tujuan wisata religi khususnya pada bulan suci Ramadan. Sesuai namanya, seluruh bangunan masjid berada di kedalaman 20 meter di bawah permukaan tanah, atau tepatnya dalam sebuah goa alam. Namun tak perlu khawatir ambrol atau longsor, karena dinding dan atap goa telah diperkuat dengan beton dipadukan dengan ornamen yang ada. Untuk menghilangkan kesan seram, sejumlah lampu warna-warni dipasang di sudut dan atap goa. Bahkan kaligrafi dan hiasan batu marmer juga dipasang untuk menambah indah pemandangan, agar pengunjung bisa berlama-lama di dalam goa ini. "Ya kami Alkhamdulillah tadi dari Madiun ke sini, karena kita sudah mendengar tempat ini dan hari ini kita bisa langsung melihat lokasinya seperti apa, Alkhamdulillah cukup ikonik, cukup menarik situasinya, dan ini cukup berkesan bagi kami," ungkap Sigit, Pengunjung Dari Madiun. Masjid Perut Bumi dibangun Haji Subkhan pada tahun 2002 silam. Sebelumnya, goa merupakan lokasi pembuangan sampah, setelah dibersihkan, masjid kemudian dibangun secara bertahap hingga menjadi seperti sekarang. Dalam sehari pengunjung yang datang bisa mencapai 30 bus. Mereka datang dari berbagai daerah di Tanah Air, di antaranya Jawa Barat, Banten, Madura, bahkan Sumatra. Para pengunjung pun diperbolehkan mengikuti istighosah bersama para jemaah lainnya.

  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Tuban
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • gedongombo
  • kecamatan semanding
  • SCTV Biro Surabaya
  • masjid perut bumi
  • news06:16
    Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro, Ada Apa?
    News4 jam yang lalu
  • news08:49
    Temuan Fantastis KPK Saat Tangkap Pejabat Bea Cukai
    News4 jam yang lalu
  • news01:12
    Eks Menlu Alwi Shihab: Board of Peace Komitmen Prabowo Dukung Kemerdekaan Palestina
    News20 jam yang lalu
  • news03:13
    Purbaya Sidak 3 Pabrik Baja di Tangerang, Diduga Tak Bayar Pajak
    News20 jam yang lalu
  • news07:33
    Dilantik Prabowo, Hakim MK Adies Kadir Singgung Konflik Kepentingan Karena 'Berdarah' Golkar
    News20 jam yang lalu
  • news07:12
    Pernyataan Perdana Hakim MK Adies Kadir & Wamenkeu Juda Agung Usai Dilantik Prabowo
    News20 jam yang lalu
  • news22:13
    Sikap Prabowo Soal Board of Peace | Bill Gates Akui "Bodoh" Pernah Bertemu Epstein
    News20 jam yang lalu
  • news14:11
    Prabowo Soroti Bocah SD di NTT Gantung Diri Tak Mampu Beli Buku
    Newssehari yang lalu
  • news02:44
    Kejutan Cak Imin PKB, Pro Prabowo 2 Periode Hingga Pilkada Dipilih DPRD Usai Bertemu Presiden
    Newssehari yang lalu
  • news14:18
    Keras! Mufti PDIP Skakmat Purbaya Soal Penunggak Pajak: Sering Buat Gaduh, Koar-Koar!
    Newssehari yang lalu