logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Tim DVI Ambil Sampel DNA Orangtua Rahmania Ekananda, Korban Sriwijaya Air

News13 Januari 2021
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 08:47 WIB
Diterbitkan 13 Jan 2021, 21:59 WIB
Copy Link
Batalkan

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur, mengambil sampel DNA dari ibu kandung Rahmania Ekananda, yakni salah satu korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pengambilan sampel darah dilakukan di rumah keluarga korban untuk mempermudah proses identifikasi. Sementara itu, suami dari korban yakni Kolonel Akhmad Khaidir juga akan mengikuti tes sampel darah di Pontianak untuk pencocokan DNA dengan kedua putrinya. Sebelumnya, Rahmania bersama kedua putrinya serta seorang perawat bayinya, menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta. Tim DVI Polda Jawa Timur Senin siang, mendatangi rumah keluarga Nanik Mardiati Zarkasi, di Desa Tulungrejo, Pare, Kabupaten Kediri. Petugas mengambil sampel DNA darah serta sampel swab dari ibu kandung Rahmania Ekananda, salah satu penumpang korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu. Kedua data tersebut dikirim ke Laboratorium Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk digunakan sebagai identifikasi. Sementara suami Rahmania Ekananda, Kolonel Akhmad Khaidir juga akan mengikuti tes sampel darah di Pontianak untuk mencocokkan DNA dengan kedua putrinya. Berikut dilansir Fokus, (12/1/2021). "Kita mengambil sampel kepada ibu kandung dari korban atas nama Rahmania yang kami ambil sampelnya berupa buccal swab dan darah dari ibu korban, yang kami ambil dari satu orang, kita ambil dua macam tadi yakni darah dan buccal swab," jelas Yurika Artanti, Kaur DVI Biddokes Polda Jatim. Suasana duka masih menyelimuti kediaman Rahmania Ekananda, sanak keluarga terus berdatangan untuk menyampaikan bela sungkawa kepada orang tua korban yang terus menangis. Sebelumnya, Rahmania Ekananda bersama dua putrinya, serta seorang perawat bayinya menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Kepulauan Seribu.

  • Kediri
  • Fokus
  • Fokus Indosiar
  • Indosiar
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Sriwijaya Air SJ 182
  • desa tulungrejo
  • pengambilan sampel dna
  • buccal swab
  • news01:49
    Warga Teriak Masya Allah Ngebor Air Keluar Minyak Mirip Pertalite, BPBD: Diuji Keluar Api
    News17 jam yang lalu
  • news06:52
    Kronologi Eks-Menag Yaqut Cholil Jadi Tersangka KPK | Longsor Sampah di Filipina
    News17 jam yang lalu
  • news05:58
    Kepala BGN Bocorkan Telepon Mendadak dari Prabowo, Ditanya Serius Laporan Masalah MBG
    News17 jam yang lalu
  • news03:22
    Yaqut Ditetapkan Tersangka, KPK Blak-blakan Siasat Licik Korupsi Kuota Haji
    News21 jam yang lalu
  • news01:39
    Merakyat! Momen Menteri Keuangan Purbaya Makan Siang Ayam Penyet di Kaki Lima
    News21 jam yang lalu
  • news02:25
    Normalisasi Pascabencana Sungai Batang Kuranji Sumbar, Warga Bahagia Jalan Kembali Berfungsi
    News21 jam yang lalu
  • news13:50
    Depan Panglima TNI, Menggelegar Perintah Prabowo Sampai Tonjok Podium: Harap Muncul Terhormat
    Newssehari yang lalu
  • news08:58
    Kode Tangan Didit Bicara ke Prabowo saat Bilang 'Pelanggaran' Nama Anak Presiden Lupa Disebut
    Newssehari yang lalu
  • news11:29
    Emosi! Purbaya Ungkap Banyak Pengusaha Sawit Nakal, Prabowo Sudah Tahu: Saya Sikat Tak Peduli!
    Newssehari yang lalu
  • news11:14
    Gugat KUHP Baru di MK, Eks Karyawan Nangis Dituduh Gelapkan Uang & Dikriminalisasi Mantan Bos
    Newssehari yang lalu