logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Polisi Tangkap 7 Orang Terkait Penyebaran Video Hoaks Jenazah Positif COVID-19 di Probolinggo

News11 November 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 23 Sep 2025, 00:51 WIB
Diterbitkan 11 Nov 2020, 04:25 WIB
Copy Link
Batalkan

Inilah video viral jenazah yang mengeluarkan darah dari matanya, karena COVID-19 yang beredar di media sosial. Video ini telah ditonton lebih dari 3 juta warganet dan telah dibanjiri 11.000 lebih komentar. Polisi yang menyelidiki kasus ini kemudian mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam rekaman dan penyebaran video hoaks. Dalam pemeriksaan terungkap bahwa jenazah dalam video ini adalah almarhumah M (49), warga Desa Alas Tengah, Kecamatan Paiton, Probolinggo. Namun, polisi menemukan informasi menyesatkan, jenazah yang diduga pasien COVID-19 ini, ternyata tidak mengeluarkan darah dari mata, seperti caption yang diunggah para pelaku, melainkan dari hidung. Pernyataan polisi ini diperkuat keterangan keluarga korban. Berikut diberitakan pada Liputan6, 8 November 2020. "Itu semua tidak benar, semua itu bohong, karena waktu kejadian itu ada saya sendiri, melihat dengan mata kepala saya sendiri, mata semua organ tubuh itu lengkap, ndak ada satu pun yang hilang, apalagi matanya dicongkel, ndak ada, jadi itu bohong," terang M. Ainur Huda, Keluarga Korban. "Terkait dengan video penyebaran hoax, terkait dengan jenazah covid yang infonya matanya dicungkil, kami berhasil mengamankan tujuh orang, yang diduga turut serta dalam proses penyebaran video hoax tersebut," ungkap AKP Rizky Santoso, Kasat Reskrim Polres Probolinggo. Pihak Rumah Sakit Umum dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo, yang menangani korban pun mengkonfirmasi keadaan medis almarhumah. Pembuluh darah pecah, akibat livor mortis atau lebam mayat, sehingga saat pemulasaran, darah mengalir keluar dari bagian muka. "Posisinya dia miring, karena dia orang muslim, otomatis pendarahan di atas turun, lha di saat turun tadi melewati lubang mata, lewat lubang telinga, bisa juga," jelas dr. Abrar Kuddah, Plt Direktur RSUD Mohamad Saleh. Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, juga akan melakukan tracing, lantaran jenazah almarhumah yang terkonfirmasi positif COVID-19 dibuka tanpa mengindahkan protokol kesehatan oleh sejumlah orang yang diduga masih kerabatnya. ** #IngatPesanIbu Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan. Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Probolinggo
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • COVID-19
  • jenazah covid-19
  • SCTV Biro Surabaya
  • kecamatan paiton
  • news05:36
    Pesan Wali Kota Madiun Untuk Warganya Saat Digiring KPK
    News2 jam yang lalu
  • news07:01
    Revisi UU Pilkada Disorot, Benarkah DPR Setujui Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD?
    News16 jam yang lalu
  • news06:03
    Buka-bukaan Menkes Budi Penyebab RI Kurang Dokter Gigi: Yang Praktik Cuma 70 Persen!
    News16 jam yang lalu
  • news01:51
    Eks Wamen Noel Bongkar Fakta Jelang Sidang Kasus Pemerasan Kemnaker: Satu Partai Terlibat!
    News16 jam yang lalu
  • news04:29
    Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulawesi | Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang
    News16 jam yang lalu
  • news02:56
    Nadiem Makarim Dapat Dukungan Driver Ojol di Sidang PN Tipikor
    News18 jam yang lalu
  • news04:58
    TNI AD Lanjutkan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung, Terjang Medan Ekstrem
    News18 jam yang lalu
  • news06:58
    Respons Pimpinan DPR & Istana Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD dan Presiden Oleh MPR
    News19 jam yang lalu
  • news01:45
    Sapi Bisa Menentukan Kapan Mau Diperah dengan Bantuan Robot
    News19 jam yang lalu
  • news05:00
    Nadiem Makarim Klarifikasi Polemik Pengadaan Laptop Chromebook
    News20 jam yang lalu