logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Sering Dapat Makian, Kuli Bangunan Menyekap Majikannya di Surabaya

News8 November 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 22 Sep 2025, 09:43 WIB
Diterbitkan 08 Nov 2020, 21:39 WIB
Copy Link
Batalkan

Seorang nenek di Surabaya, Jawa Timur menjadi korban kekerasan dan penyekapan kuli bangunan yang bekerja di rumahnya. Tak hanya itu, sejumlah barang berharga milik korban dibawa kabur pelaku, yang akhirnya bisa dibekuk di tempat persembunyiannya. Peristiwa ini, bisa menjadi peringatan bagi kita agar tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal, apalagi melalui media sosial. IK (25), seorang kuli bangunan warga Sukorejo, Kota Blitar, diringkus anggota Polsek Tegalsari Surabaya, lantaran menyekap majikannya, Irene Margaretha (57), di rumahnya Surabaya, Jawa Timur. Dalam aksinya, tersangka mengikat tangan, dan kaki korban dengan handuk, bahkan memukul kepala korban memakai balok kayu. Tak cukup itu, pelaku juga membawa kabur dua handphone, uang tunai Rp 2 juta, tas, dan dompet milik korban. Kepada polisi, IK mengaku kenal korban dari media sosial, untuk diminta bekerja di rumahnya. Baru 2 hari bekerja sebagai kuli bangunan, dirinya sering menerima makian dari korban. Dipicu sakit hati, tersangka nekat menganiaya, menyekap, dan membawa kabur barang berhaga milik korban. Pencurian disertai penyekapan dan pemukulan ini terjadi pada 13 Oktober 2020. Pasca-kejadian, polisi memburu tersangka dan baru dapat diringkus 10 hari kemudian di Sidoarjo. "Kita cek ke TKP, korban kita bawa ke rumah sakit, korban mengalami luka pada bagian tengkuk di belakangnya, mengalami luka, dari keterangan korban, kita mendapatkan identitas dari si tersangka, kebetulan no handphone-nya masih ketinggalan, dan tersangka waktu itu, waktu kejadian hari Selasa, 13 Oktober sempat melarikan diri, 10 hari kemudian kita bisa tangkap di daerah Sidoarjo," ungkap Iptu I Made Gede Sutayana, Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya, balok kayu yang digunakan tersangka memukul korban, dua helai handuk yang digunakan untuk menyekap korban, serta pakaian korban saat ditemukan. Demikian diberitakan pada Liputan6, 6 November 2020.

  • Surabaya
  • liputan6
  • SCTV
  • Liputan6 SCTV
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Kuli Bangunan
  • SCTV Biro Surabaya
  • kekerasan dan penyekapan
  • news10:44
    Guyon Refly Harun Kuasa Roy Suryo Dkk Sidang di MK Dipimpin Saldi Isra: Ribet Kita
    Newssejam yang lalu
  • news02:40
    UMP Naik, Begini Penjelasan Menaker Soal Regulasi THR
    Newssejam yang lalu
  • news09:04
    DPR Emosi Semprot Menkes Soal Sumber Gaduh BPJS PBI: Wajar Rakyat Marah!
    Newssejam yang lalu
  • news03:58
    Habiburokhman DPR Tolak Hukuman Mati untuk Ayah yang Bunuh Pelaku Pemerkosa Anaknya
    Newssejam yang lalu
  • news09:29
    Emosi! Komisi IX PDIP Hela Napas Panjang Semprot DJSN Depan Menkes: Tahu-Tahu Menkeu Marah
    Newssejam yang lalu
  • news05:38
    Cekcok dengan Suami, Istri Nekat Bakar Rumah!
    News7 jam yang lalu
  • news06:34
    Brutal! Aksi Gerombolan Pelajar Aniaya Pengendara di Cimahi
    News7 jam yang lalu
  • news08:16
    Asap Muncul dari Mesin, KRL Jakarta-Bogor Dievakuasi Mendadak
    News7 jam yang lalu
  • news04:13
    Beli Ganja Online, Pengedar Diciduk Saat Ambil Paket Ekspedisi
    News7 jam yang lalu
  • news12:31
    Wali Kota Bekasi Diancam Warga Saat Penertiban Lapak | Lansia Diserang Buaya Liar
    News21 jam yang lalu