logo
Video Terbaru
  • HOME
  • NEWS
  • SHOWBIZ
  • BOLA
  • HEALTH
  • BISNIS
  • CITIZEN6
  • GLOBAL
  • TEKNO
  • LIFESTYLE
  • OTOMOTIF
  • REGIONAL
logo
  • Home
  • News
  • Showbiz
  • Bola
  • Health
  • Bisnis
  • Citizen6
  • Global
  • Tekno
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Regional
logoTrustworthyIFCN
KontakRedaksiDisclaimerKode EtikPedoman Media SiberSitemapForm PengaduanTentang KamiKarirMetode Cek FaktaHak Jawab dan Koreksi Berita
  • Liputan6
  • Merdeka
  • Bola.com
  • Bola.net
  • Fimela
  • Kapanlagi.com
  • Brilio
Connect with us

Copyright © 2026 Liputan6.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.

VIDEO: Unair Beri Sanksi DO bagi Pelaku Fetish Kain Berkedok Riset

News9 Agustus 2020
L
OlehLiputan6
Diperbaharui 21 Sep 2025, 23:12 WIB
Diterbitkan 09 Agt 2020, 06:44 WIB
Copy Link
Batalkan

GA, pelaku penyimpangan seks dengan cara dibungkus menggunakan kain jarik, akhirnya di drop out (DO), dari Universitas Airlangga Surabaya. Pihak kampus juga meminta para korban melaporkan langsung ke aparat Kepolisian, agar kasus penyimpangan seks fetis ini diproses secara hukum. Keputusan men-drop out atau mengeluarkan dari universitas terhadap GA tersangka pelaku penyimpangan seks fetis tersebut diputuskan oleh Rektor Unair, pada Rabu 5 Agustus 2020. GA mendapat sanksi drop out, setelah pihak Unair melakukan pelacakan dan laporan dari para korban. Selain itu, pemecatan mahasiswa semester akhir tersebut juga sudah melalui Sidang Kode Etik Unair. Kepala Pusat Informasi dan Hukum Universitas Airlangga Surabaya, Suko Widodo menegaskan, keputusan drop out kepada pelaku GA ini berdasarkan beberapa hal yang memberatkan. Termasuk perilaku GA yang dinilai sudah tidak mencerminkan seorang mahasiswa. Tak hanya itu, Dekanat FIB juga telah berkomunikasi melalui daring dengan orang tua Gilang, yang berada di Kalimantan, dan keluarga telah meminta maaf kepada Civitas Akademika FIB Unair. Demikian diberitakan pada Liputan6, 6 Agustus 2020. "Perilaku yang bersangkutan tidak mencerminkan sebagaimana mestinya mahasiswa, maka UNAIR mengambil tindakan etis itu dan selanjutnya yang bersangkutan, tentu saja tidak punya sangkut paut dengan Universitas Airlangga," terang Suko Widodo, Kepala Pusat Informasi dan Humas Unair. Pelaku sendiri diketahui pernah bersekolah di sebuah SMA Negeri di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, saat itu ia dikenal sebagai sosok yang pendiam. "Sekarang, di mana keberadaannya juga tidak tahu, karena kakaknya juga sudah pindah, kemudian selama ini adiknya juga di Surabaya gitu, Alkhamdulillah selama di sini standar aja dengan sekolah lain ndak ada yang aneh-aneh, kemudian dari masalah pendidikan dia juga ndak pernah ada masalah gitu," ungkap Abdul Hadi Sutrisno, Guru. Bagi para korban dugaan pelecehan, dan penyimpangan seks yang dilakukan GA dengan cara dibungkus kain jarik ini, pihak Unair mendorong mereka agar melapor kepada polisi, agar diproses secara hukum. Unair juga telah menyediakan psikolog untuk memulihkan mental korban.

  • Surabaya
  • Berita Surabaya
  • biro surabaya
  • Universitas Surabaya
  • fetisisme
  • Drop Out
  • news06:20
    Iran Siaga Penuh dan Ancam Amerika Serikat | Banjir Kepung Pandeglang
    News3 hari yang lalu
  • news05:27
    Tatapan Bang Yos Lihat Tiang Monorel Dibongkar | Purbaya Mutasi Buang Pegawai Pajak ke Pelosok
    News3 hari yang lalu
  • news09:07
    Permohonan Anak Jurnalis ke Hakim MK Sidang Gugatan UU TNI: Api Telah Renggut Keluarga Saya
    News3 hari yang lalu
  • news08:52
    Tangis Anak Jurnalis Sidang Uji Materi UU TNI di MK, Curhat Sang Ayah Tewas Dihabisi
    News3 hari yang lalu
  • news08:07
    Geram DPR Gerindra Serukan Lawan Oknum Aparat TNI-Polri: Mari Kita Keroyok Sama-Sama!
    News3 hari yang lalu
  • news01:49
    Bahlil Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Akademisi: Kampus Bisa Terima Manfaat Pengelolaan Tambang
    News3 hari yang lalu
  • news09:46
    [Full] Isi Pertemuan Prabowo & 1.200 Akademisi di Istana, Rektor-Guru Besar Ada Permintaan Khusus
    News3 hari yang lalu
  • news09:30
    Rieke Oneng Ungkit Kisah Pilu Aurelie di Rapat DPR, Desak Pelaku Dihukum Setimpal
    News3 hari yang lalu
  • news03:16
    Pilu Tangis Laras Faizati Usai Divonis Salah Tanpa Dibui: Saya Pulang, Tapi Keadilan..
    News3 hari yang lalu
  • news04:36
    Langka, Ajang Amal Kumpulkan Mobil Super Mewah!
    News3 hari yang lalu